Gandeng Perusahaan Tiongkok, Imperial Pictures Integrasikan Teknologi Global ke Film Nasional

mediaindonesia.com
2 jam lalu
Cover Berita

RUMAH produksi Imperial Pictures resmi menjalin kolaborasi strategis dengan perusahaan digital raksasa asal Tiongkok, Migu. Kerja sama ini bertujuan untuk memperkuat ekosistem industri kreatif digital nasional melalui integrasi teknologi modern dalam produksi film, musik, hingga konten drama pendek.

Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) tersebut berlangsung di Beijing yang disaksikan langsung oleh Duta Besar Republik Indonesia untuk Tiongkok, Djauhari Oratmangun.

CEO Imperial Pictures, Peter Surya Wijaya, menegaskan bahwa langkah ini diambil agar karya kreatif anak bangsa tetap relevan dengan perkembangan zaman yang kian didominasi oleh aspek digital.

Baca juga : Perkuat Program Makan Bergizi Gratis, Indonesia-Tiongkok Jalin Kemitraan Teknologi Hijau

"Masa depan industri kreatif sangat bergantung pada adopsi teknologi. Melalui kemitraan dengan Migu, kami ingin memastikan karya lokal tidak hanya kuat secara cerita (storytelling), tetapi juga didukung standar teknologi produksi kelas dunia," ujar Peter dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (7/2/2026).

Lebih lanjut, Peter menjelaskan bahwa teknologi akan digunakan untuk menciptakan pengalaman visual yang lebih mendalam bagi penonton. Targetnya, teknologi bukan lagi sekadar alat pendukung, melainkan menjadi bagian inti dari ekosistem kreatif yang memberdayakan talenta muda Indonesia.

"Teknologi membantu kita bercerita dengan cara yang lebih efisien dan inovatif. Kami ingin membawa industri film Indonesia ke level berikutnya," tambah Peter.

Baca juga : Tiongkok Sesalkan Berakhirnya Perjanjian New START, Desak Dialog AS-Rusia

Melalui kolaborasi internasional ini, Imperial Pictures berharap dapat berkontribusi signifikan dalam menjadikan sektor ekonomi kreatif sebagai salah satu penopang utama ekonomi nasional di masa depan.

Duta Besar RI untuk Tiongkok, Djauhari Oratmangun, menyambut positif sinergi ini. Ia menilai penggabungan potensi budaya Indonesia yang kaya dengan teknologi maju Tiongkok merupakan formula tepat untuk menembus pasar global.

Menurut Djauhari, teknologi berperan sebagai jembatan kebudayaan sekaligus menjadi katalisator pertumbuhan ekonomi kreatif di tanah air. (H-2)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Novel Bamukmin Tuntut Permohonan Maaf Pandji Pragiwaksono soal Mens Rea | BOLA LIAR
• 18 jam lalukompas.tv
thumb
Danantara Tancap Gas Hilirisasi Rp 118 Triliun, 6.000 Lapangan Kerja Tersedia
• 23 jam lalurepublika.co.id
thumb
Lengkap, 6 Penyebab Aki Mobil Tekor dan Cara Mengatasinya
• 7 jam lalubisnis.com
thumb
Diduga Syok, Warga Pacitan Meninggal Dunia Usai Gempa
• 18 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Dorong Usaha Ultra Mikro, Pertamina Bidik 250 Mitra Umimax 2026
• 1 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.