JAKARTA, DISWAY.ID - Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming menghadiri acara Peluncuran Delapan Buku Rekam Jejak 70 Tahun Prof. Dr. Yusril Ihza Mahendra: Setengah Abad Dedikasi untuk Bangsa.
Peluncuran 8 buku tersebut digelar di Balai Kartini, Setiabudi, Jakarta, Sabtu (7/2/2026).
Kehadiran Wapres menjadi bentuk penghormatan atas kiprah panjang Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra, yang selama puluhan tahun konsisten mengabdi kepada bangsa lintas masa pemerintahan.
BACA JUGA:Kementerian ESDM Genjot Program Waste-to-Energy, Ubah Sampah Jadi Energi Terbarukan
Dalam sambutannya, Wapres menyampaikan apresiasi atas kontribusi Yusril di berbagai bidang strategis, mulai dari keagamaan, hukum, tata negara, hingga politik. Kiprah tersebut dinilai menjadi teladan penting, khususnya bagi generasi muda.
“Bagi saya, Prof. Yusril ini seorang tokoh yang serba bisa. Kiprahnya di berbagai bidang, baik keagamaan, hukum, tata negara, maupun politik. Sebagai anak muda, saya harus banyak belajar dari beliau, dari pengalaman-pengalaman beliau,” ucap Wapres.
Lebih lanjut, Wapres menekankan bahwa pengabdian Yusril tidak semata-mata terikat pada jabatan, melainkan berpijak pada komitmen kebangsaan dan kepentingan negara.
Menurutnya, perjalanan panjang tersebut mencerminkan keteguhan sikap di tengah dinamika dan pergantian kepemimpinan nasional.
“Seperti yang Bapak Presiden Prabowo sampaikan di kata pengantar beliau, pengabdian Prof. Yusril bukan semata soal jabatan, tetapi sebuah pengabdian yang berkesinambungan lintas rezim,” ujar Wapres.
BACA JUGA:Moody’s Revisi Outlook, Gubernur BI Tegaskan Fundamental Ekonomi RI Tetap Kuat
“Lintas rezim yang hanya dapat dilakukan oleh seorang yang memiliki integritas, kejernihan berpikir, dan kesetiaan pada negara, bukan pada kekuasaan sesaat,” imbuhnya.
Wapres pun meyakini, delapan buku yang merekam perjalanan, gagasan, pemikiran, dan semangat pengabdian Yusril selama tujuh dekade akan menjadi sumber inspirasi bagi generasi muda untuk terus berkarya dan berkontribusi bagi Indonesia.
“Karena Prof. Yusril hidup di era sejak mesin ketik, namun gagasan dan pemikirannya sampai sekarang masih relevan di era digital dan AI,” tegasnya.
Menutup sambutannya, Wapres menyampaikan ucapan selamat ulang tahun ke-70 kepada Yusril, sekaligus selamat atas peluncuran delapan buku rekam jejak pengabdian tersebut.
BACA JUGA:Prabowo-Albanese Teken 'Perjanjian Jakarta 2026', Sepakati Traktat Keamanan hingga Investasi
- 1
- 2
- »





