Menko Airlangga Klaim Ketahanan Ekonomi RI Bukan Kebetulan, Ungkap Hasil dari Kredibilitas

tvonenews.com
3 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan bahwa ketahanan ekonomi Indonesia bukan terjadi secara kebetulan. Menurutnya, kinerja tersebut merupakan hasil dari kebijakan yang kuat, kredibel, dan dijalankan secara konsisten.

Hal tersebut disampaikan Menko Airlangga saat memberikan opening remarks pada Opening Ceremony APEC Business Advisory Council (ABAC) Meeting I 2026 yang digelar di Jakarta, Sabtu, 7 Februari 2026.

Airlangga memaparkan, perekonomian Indonesia mencatat pertumbuhan sebesar 5,39 persen secara tahunan pada kuartal IV 2025.

Sementara sepanjang 2025, ekonomi nasional tumbuh 5,11 persen. Capaian ini menempatkan Indonesia sebagai salah satu negara dengan kinerja ekonomi terbaik di kawasan APEC.

“Indonesia tetap resilien, bukan karena kebetulan, tetapi karena kebijakan yang kuat dan kredibel yang terus dijalankan untuk memastikan pertumbuhan yang inklusif dan selaras dengan agenda reformasi,” ujar Menko Airlangga.

Ia menambahkan, pertumbuhan ekonomi tersebut memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Tingkat kemiskinan tercatat menurun menjadi 8,5 persen, tingkat pengangguran turun ke level 4,9 persen, rasio ketimpangan membaik, serta Indeks Pembangunan Manusia terus meningkat.

Capaian ini, menurutnya, ditopang oleh bauran kebijakan yang terkoordinasi, penguatan sinergi lintas sektor, dan komunikasi kebijakan yang konsisten.

Dalam konteks kerja sama regional, Airlangga menjelaskan bahwa Agenda Reformasi Struktural APEC 2026–2030 difokuskan pada penguatan persaingan usaha yang sehat, perbaikan iklim bisnis, serta percepatan inovasi dan digitalisasi, termasuk pemberdayaan pelaku ekonomi.

Reformasi tersebut diarahkan untuk meningkatkan produktivitas, ketahanan, dan kemakmuran bersama, sejalan dengan komitmen terhadap sistem perdagangan multilateral yang terbuka dan inklusif di bawah naungan Organisasi Perdagangan Dunia.

“Pertemuan hari ini menegaskan bahwa sinergi yang lebih erat antara Pemerintah dan kepemimpinan dunia usaha merupakan satu-satunya cara untuk menavigasi kompleksitas tantangan dekade ini, mari kita ambil ide-ide yang dibahas di sini, ubah menjadi cetak biru dan hasil yang dapat ditindaklanjuti dan bersama-sama kita dapat memastikan bahwa Asia-Pasifik tetap menjadi mesin utama pertumbuhan inklusif dan berkelanjutan di dunia,” tegas Menko Airlangga.

Ia juga menekankan bahwa transformasi struktural dan integrasi ekonomi kawasan menjadi agenda penting dalam mendorong pertumbuhan Asia-Pasifik yang inklusif di tengah dinamika global.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Prakiraan 1 Ramadhan 2026 Pemerintah, Muhammadiyah, NU, dan BRIN
• 9 jam laludetik.com
thumb
Sekjen Gerindra Beri Instruksi Kader Pascaperingatan HUT Partai
• 21 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Bocah di Sukabumi Kritis Usai Kepala Tertembak Senapan Angin Milik Ayah Tiri
• 1 jam laludetik.com
thumb
IHSG Turun 4,73% Sepekan, Saham NZIA–UNVR Justru Melesat Masuk Daftar Top Gainers
• 12 jam lalubisnis.com
thumb
Lengkap, 6 Penyebab Aki Mobil Tekor dan Cara Mengatasinya
• 10 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.