Cerita Cucu Soekarno soal Bendera Merah Putih Jahitan Fatmawati, Kain dari Perwira Jepang

bisnis.com
17 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA — Cucu Presiden ke-1 RI Soekarno, Puti Guntur Soekarno menjelaskan asal usul penjahitan bendera Merah Putih oleh neneknya, Fatmawati.

Puti menyampaikan momen bersejarah itu bermula saat Fatmawati tiba-tiba menerima dua helai kain berwarna merah dan putih dari perwira Jepang saat mengandung Guntur Soekarnoputra pada Oktober 1944.

Namun, istri sang Proklamator itu mengaku kebingungan untuk menggunakan dua helai kain itu. Dulu, Fatmawati berpikir dua kain itu dibuat untuk popok bayi.

"Karena sedang mengandung, maka pikirannya mungkin dari perwira yang memberikan bahan itu adalah untuk dibuat popok bayi," ujar Puti di sela konferensi pers terkait Fatmawati Trophy, di Jakarta Selatan, Sabtu (7/2/2026).

Namun demikian, Puti mengungkap bahwa neneknya mengikuti nalurinya sebagai pejuang untuk mengubah kain itu menjadi simbol kedaulatan.

Caranya, Fatmawati menggabungkan dua kain itu dengan jahitan kedua tangannya. Hasilnya, jahitan itu kini telah menjadi simbol negara yakni bendera Merah Putih.

Baca Juga

  • Hadiri Peluncuran Buku, Gibran Sebut Yusril Tokoh Lintas Rezim yang Serba Bisa
  • Disaksikan Langsung Prabowo, Ini Daftar Lengkap Pengurus MUI 2025-2030
  • Kasus Anak SD Bunuh Diri di NTT, JK Sebut Akibat dari Masalah Kemiskinan yang Belum Bisa Diatasi

"Tanpa bertanya apakah suaminya akan menjadi presiden atau dirinya menjadi ibu negara, Fatmawati menjahit bendera itu dengan tangan, di tengah kondisi hamil besar dan ancaman tentara Jepang," pungkasnya.

Di lain sisi, Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto menyatakan perjuangan Fatmawati patut diperingati melalui hal seremonial. Salah satunya melalui ajang kompetisi desain fesyen Fatmawati Trophy 2026.

Hasto mengatakan acara Fatmawati Trophy ini digagas oleh Prananda Prabowo selaku Ketua DPP PDIP sekaligus putra Ketua Umum Megawati Soekarnoputri. 

“Fatmawati Trophy adalah wujud upaya merawat memori kolektif bangsa. Di dalamnya terkandung simbol keteguhan dan kekuatan moral perempuan Indonesia,” ujar Hasto.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Rangkuman Transfer Januari Persib Bandung: Siap Mempertahankan Gelar Juara di BRI Super League 2025/2026
• 7 jam lalubola.com
thumb
Syaratnya Tak Sembarang! Ini 10 Negara Tersulit Dapat Kewarganegaraan
• 17 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Ryo Matsumura Jadi Korban Kedatangan Eks Rekan Lionel Messi, Persija Pinjamkan ke Bhayangkara FC
• 23 jam laluharianfajar
thumb
Video: BUMN Farmasi Dorong Vaksin Made In Indonesia Tembus 150 Negara
• 13 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Dunia Games Gandeng SEGA, Gamers Bisa Tukar Poin dengan Merchandise Sonic
• 23 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.