Polisi membeberkan awal mula IJ (26), seorang ibu di Tamansari, Jakarta Barat, tega menjual anak kandungnya berusia 3 tahun, RZ, hingga ditemukan di Suku Anak Dalam, Jambi.
Kanit Reskrim Polsek Tamansari, AKP Egy Irwansyah, mengatakan IJ awalnya mendapat informasi penjualan anak dari temannya berinisial AF (25). Egy mengatakan AF masuk di beberapa grup-grup adopsi ilegal di media sosial.
"Memang dia [AF] banyak ikut grup adopter di medsos," kagta Egy kepada kumparan, Sabtu (7/2).
Egy menyebutkan grup-grup yang dimaksud berada di dua aplikasi, yaitu Facebook dan WhatsApp. Meski AF berada di grup semacam itu, Egy mengungkapkan bahwa kasus ini merupakan keterlibatan pertama AF dalam transaksi Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).
Egy menjelaskan bahwa mulanya AF berkenalan dengan WN (50) yang berasal dari Wonosobo di dalam salah satu grup. Lalu mereka melanjutkan ke WhatsApp untuk melanjutkan pembahasan.
"WN itu nanya ke AF 'Ada enggak nih?' 'Ada nih' gitu," ujar Egy.
Sementara itu, menurut Egy, WN bergerak berdasarkan permintaan dari seseorang yang berasal dari Jambi berinisial EM (40). Sedangkan EM bergerak atas permintaan dari LN 36).
"Karena waktu itu dari EM ada permintaan memang, katanya dari pedalaman Sumatera tuh ada yang nyarilah, gitu bahasa saya. Anak perempuan gitu. Nah makanya kebetulan ditawarkan (oleh WN), mau si IJ itu," tutur Egy.
"EM dapetnya dari LN," tambahnya.
Motif Ibu Jual AnakEgy mengatakan IJ menjual anaknya itu karena masalah ekonomi. Sang ibu mengaku tak memiliki uang sehingga tega menjual anak kandungnya sendiri.
"[Motifnya] uang. Enggak punya uang," kata Egy saat dihubungi, Sabtu (7/2).
IJ berujar kepada nenek dan tante anaknya, bahwa anak berinisial RZ itu akan dibawanya bermain. Namun sejak penjemputan pada 31 Oktober 2025 hingga 3 pekan berikutnya anak tak kunjung datang, tante korban menanyakan keberadaan RZA dan segera diketahui bahwa IJ menjualnya.
Selama ini, RZ diurus oleh nenek dan tantenya. Egy mengatakan, IJ mengaku tak sanggup mengurus anaknya itu.
"Karena enggak sanggup. Kan buat urus dirinya aja sudah susah," ucapnya.

:strip_icc()/kly-media-production/medias/5496099/original/014951200_1770469090-20260205AA_Indonesia_vs_Jepang-47.jpg)

