Bisnis.com, JAKARTA — Project Director LRT Jakarta PT Jakarta Propertindo (Perseroda) Ramdani Akbar mengatakan fase 1B rute Velodrome-Manggarai diproyeksi bisa mendongkrak kenaikan penumpang transportasi massal itu hingga 80.000 penumpang per hari secara bertahap.
"Secara proyeksi dengan adanya penambahan rute ini, walaupun ini masih proyeksi, jadi nanti akan ada kenaikan penumpang sampai 80.000 per hari secara bertahap. Saat ini LRT Jakarta fase 1A mengangkut sekitar 3.500 sampai 4.000 penumpang per hari," kata Ramdani di Jakarta, Sabtu (7/2/2026), dikutip dari Antara.
Dia menjelaskan layanan LRT Jakarta saat ini memang masih terbatas lantaran hanya beroperasi sepanjang sekitar 5,8 km dari Pegangsaan Dua, Kelapa Gading, hingga ke Velodrome di Rawamangun.
Kondisi tersebut menyebabkan banyak penumpang harus melanjutkan perjalanan dengan moda transportasi lain seperti Transjakarta untuk bisa mencapai pusat kota.
"Harapannya dengan adanya perpanjangan ini, layanan LRT juga makin meningkat, sehingga banyak masyarakat yang berminat untuk berpindah dari moda transportasi pribadi ke LRT ini," katanya.
Ramdani mengatakan meski telah terintegrasi dengan moda lain, perpanjangan rute ke Manggarai juga diharapkan bisa menambah kenyamanan transportasi publik bagi masyarakat Jakarta dari berbagai wilayah.
Baca Juga
- Penjualan Tiket Mudik Lebaran KAI Daop 3 Cirebon Baru Terserap 11%
- Pengguna LRT Jabodebek Melonjak 26% per Januari 2026, Kapasitas Sudah Maksimal?
- Jumlah Pengguna LRT Jabodebek Sentuh 28,8 Juta Penumpang Sepanjang 2025
Pasalnya, pindah moda transportasi umumnya cukup memakan waktu karena penumpang harus turun naik ke stasiun dan halte bus. Sehingga, perpanjangan rute diharapkan memberikan layanan yang makin cepat dan efisien bagi penumpang menuju tempat tujuan.
"Harapannya, mobilitas di Jakarta ini lebih bebas hambatan dan masyarakat bisa lebih tepat waktu menuju pusat kota," katanya.
LRT Jakarta Fase 1B melengkapi fase 1A rute Velodrome-Pegangsaan Dua. Perpanjangan rute ini akan menambah total jalur operasi yang semula 5,8 km menjadi 12,2 km.
Adapun pengerjaan proyek LRT Jakarta Fase 1B rute Velodrome-Manggarai terus dikebut dan ditargetkan rampung pada Agustus 2026.





