Tujuh Korban Longsor Tambang Bijih Timah di Babel Ditemukan Tewas, 4 Selamat

viva.co.id
3 jam lalu
Cover Berita

Sungailiat, VIVA – Tim SAR berhasil menemukan jasad terakhir korban tanah longsor di area tambang bijih timah di Desa Pemali Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung atas nama Soleh.

"Pukul 13.33 WIB, tim SAR berhasil menemukan jasad korban Soleh yang tertimbun tanah tambang bijih timah," kata Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bangka, Nazarudin di Sungailiat, Sabtu petang.

Baca Juga :
Kronologi Dua Warga Bandung Tewas Tertimbun Longsor Diduga Cari harta Karun
Tim DVI Polda Jabar Identifikasi 67 Korban Longsor Cisarua dari 92 Kantong Jenazah

Dengan ditemukan jasad Soleh kata dia, berdasarkan dari di lapangan semua korban yang tertimbun tanah longsor sebanyak tujuh orang berhasil ditemukan oleh tim.

"Ke tujuh korban dinyatakan meninggal dunia masing - masing atas nama Abat, Samson, Sanam, Abeng, Alex, Manaf dan Soleh," jelas dia.

Ia mengatakan, semua korban berasal dari Banten bahkan adik Soleh sengaja datang dari Banten ke lokasi musibah tanah longsor tambang bijih timah Desa Pemali.

"Tim SAR tidak mengalami kesulitan saat mengevakuasi jasad Soleh meskipun sebelumnya mengalami kendala dalam pencarian karena faktor struktur tanah yang bergeser sehingga memaksa tim menerjunkan sejumlah alat berat dan dibantu anjing pelacak dari Polda Bangka Belitung," jelas dia.

Selain tujuh orang meninggal dunia korban tanah longsor di area tambang bijih timah itu, terdata ada empat pekerja yang dinyatakan selamat dari insiden tersebut yaitu, Ecek, Asep, Mani dan Sainan.

Musibah tanah longsor di area tambang bijih timah Desa Pemali Bangka, terjadi pada Senin 2 Februari sekitar pukul 17.00 WIB. Kegiatan penambangan bijih timah di atas area Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Timah milik warga Pemali Bangka dan diduga tidak mengantongi izin dokumen resmi.

Dengan ditemukan jasad Soleh atau korban terakhir, tim SAR yang terdiri dari ​kantor SAR Pangkalpinang, SAR Brimob, Polres Bangka, personel Polsek Pemali, BPBD Kabupaten Bangka, Relawan Laskar Sekaban serta pihak keluarga korban resmi ditutup.

"Kami mengingatkan seluruh pekerja tambang bijih timah, supaya menerapkan keamanan, kesehatan, dan keselamatan (K3) saat kerja," saran Nazarudin. (Ant)

Baca Juga :
Purbaya Tegaskan Pencabutan Izin Tambang Martabe Demi Perbaiki Iklim Investasi
Terbongkar dari Call Center 110, Polda Riau Ungkap Penampungan Emas Ilegal di Kuansing
PT Timah Sebut Aktivitas Tambang yang Picu Longsor dan Timbun Pekerja di Bangka Tak Berizin

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Presiden Prabowo Tiba di Malang Hadiri Mujahadah Kubro Satu Abad NU
• 7 jam lalutvrinews.com
thumb
Menko IPK: Pembangunan infrastruktur mendukung ketahanan nasional
• 3 jam laluantaranews.com
thumb
Mariah Carey Tampil Glamor di Pembukaan Olimpiade Musim Dingin, Gunakan Berliah Rp 252 M
• 20 jam lalurepublika.co.id
thumb
Indonesia Gagal di Final Piala Asia Futsal 2026 Usai Takluk di Adu Penalti
• 1 jam lalurepublika.co.id
thumb
Jelang Imlek 2026, Perajin Kue Tutun Kebanjiran Pesanan di Lampung Kebanjiran Pesanan
• 14 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.