KUR Bank Mandiri (BMRI) Capai Rp41 Triliun Sepanjang 2025

idxchannel.com
8 jam lalu
Cover Berita

BMRI menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Rp41 triliun kepada 360 ribu pelaku UMKM di berbagai sektor produktif sepanjang 2025.

KUR Bank Mandiri (BMRI) Capai Rp41 Triliun Sepanjang 2025 (FOTO:iNews Media Group)

IDXChannel - PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Rp41 triliun kepada 360 ribu pelaku UMKM di berbagai sektor produktif sepanjang 2025.

Penyaluran ini tetap dijalankan secara terukur dengan kualitas aset yang terjaga, sejalan prinsip kehati-hatian dan tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance/GCG).

Baca Juga:
Trump Klaim Inflasi AS Berhasil Diluluhkan di Tengah Kenaikan Harga

Berdasarkan laporan keuangan konsolidasian audited per 31 Desember 2025, total aset Bank Mandiri tumbuh 16,6 persen secara year on year (YoY) menjadi Rp2.829,9 triliun, sejalan dengan penyaluran kredit yang meningkat 13,4 persen YoY menjadi Rp1.895,0 triliun.

Realisasi kredit tersebut ditopang oleh pertumbuhan yang merata di seluruh segmen bisnis sejalan upaya Bank Mandiri berkontribusi untuk perekonomian nasional, ekonomi kerakyatan serta penciptaan lapangan kerja. 

Baca Juga:
Produksi Emas Nasional Belum Optimal, Ini Biang Keroknya

"Terbukti, kredit UMKM Bank Mandiri tumbuh kuat hingga 4,88 persen YoY sepanjang 2025, di saat pertumbuhan Kredit UMKM industri melambat. Hal ini menegaskan peran Bank Mandiri dalam mendukung 1,3 juta pelaku UMKM yang merupakan tulang punggung pertumbuhan ekonomi nasional," ujar Direktur Utama Bank Mandiri Riduan dalan keterangan pers Minggu (8/2/2026).

Pertumbuhan yang merata tersebut mencerminkan efektivitas strategi penguatan ekosistem pembiayaan yang dijalankan perseroan. “Kami terus mendorong pembiayaan yang selektif dan terukur di seluruh segmen, dengan fokus pada sektor produktif yang mendorong ekonomi kerakyatan dan perluasan lapangan kerja. Pendekatan ini memungkinkan Bank Mandiri menjaga momentum pertumbuhan kredit sekaligus memastikan kualitas aset tetap terjaga,” ujar Riduan.

Baca Juga:
Menhut Tekankan Peran Mangrove bagi Ekologi dan Ekonomi Pesisir

Di sisi lain, pertumbuhan kredit tersebut ditopang oleh peningkatan Dana Pihak Ketiga (DPK) yang mencapai Rp2.105,8 triliun, tumbuh 23,9 persen YoY. Struktur pendanaan juga terjaga baik dengan dana murah (CASA) tumbuh 12,6 persen YoY menjadi Rp1.431,4 triliun sehingga likuiditas Bank Mandiri tetap memadai dalam mendukung ekspansi bisnis secara berkelanjutan.  

“Pertumbuhan ini sejalan dengan penguatan ekosistem layanan keuangan Bank Mandiri yang semakin terintegrasi, didukung sinergi yang terintegrasi antarkanal digital dan transaksi nasabah yang mampu mengakselerasi penghimpunan dana murah sebagai basis pendanaan yang unggul dan berkelanjutan,” kata Riduan. 

Baca Juga:
OJK Terbitkan Aturan Perkuat Aset Keuangan Digital

(kunthi fahmar sandy)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Habiburokhman: KUHP dan KUHAP Baru Percepat Reformasi Polri
• 8 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Pamer RI Punya Lahan di Makkah ke Warga NU, Prabowo Bertekad Turunkan Biaya Haji
• 5 jam lalukatadata.co.id
thumb
Libatkan Puluhan Personel, TNI-Polri Bersih-bersih di Kawasan Rawajati Jaksel
• 2 jam laludetik.com
thumb
PERISAI 2026, Ajang Tahunan SMP Telkom Makassar Konsisten Membina Iman dan Prestasi Siswa SD/MI Se-Mamminasata
• 5 jam laluharianfajar
thumb
Makin Serius Garap Energi Ramah Lingkungan, Ini 2 Proyek Hijau Pertamina yang Diresmikan Danantara
• 22 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.