Bahagia di tengah NU, Prabowo: Saya lebih berani mengabdi bela rakyat

antaranews.com
5 jam lalu
Cover Berita
Jakarta (ANTARA) - Presiden Prabowo Subianto menyampaikan rasa bahagianya berada di tengah keluarga besar Nahdlatul Ulama (NU), yang menurutnya menumbuhkan keberanian untuk mengabdi dan membela kepentingan seluruh rakyat Indonesia.

Demikian disampaikan Presiden dalam sambutannya pada acara Mujahadah Kubro memperingati Hari Lahir Satu Abad NU di Stadion Gajayana, Malang, Jawa Timur, Minggu pagi.

"Setiap kali saya muncul di tengah-tengah Nahdlatul Ulama, di tengah-tengah santri-santriwati, di tengah-tengah kiai, apalagi ada kiai-kiai besar dan ulama-ulama besar di belakang saya, rasanya saya terus jadi lebih berani untuk berbakti, mengabdi dan membela rakyat Indonesia seluruhnya," kata Prabowo.

Presiden mengapresiasi atas sambutan yang diterimanya dari warga NU. Kehadirannya di tengah warga NU memberikan semangat, kesejukan, serta rasa persatuan dan keguyuban, sekaligus menghadirkan harapan terwujudnya bangsa dan negara yang adil.

"Saya merasakan harapan atas bangsa negara yang adil. Apalagi tadi, saya merasakan kuatnya tangan emak-emak dari NU ini. Luar biasa kekuatan emak-emak ini. Terima kasih undangan ini," ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Prabowo juga menyoroti kiprah NU selama satu abad yang dinilai telah membuktikan perannya sebagai salah satu pilar utama kebesaran bangsa. NU disebut selalu tampil ketika negara berada dalam situasi berbahaya dan berperan dalam menjaga keutuhan bangsa.

Presiden lalu menyinggung tentang sejarah perjuangan mempertahankan kemerdekaan Indonesia yang diuji di Jawa Timur, khususnya di Surabaya dan sekitarnya.

Dalam pertempuran tersebut, rakyat Jawa Timur yang dipimpin para kiai dan ulama berhasil mempertahankan kemerdekaan Indonesia melawan kekuatan besar dunia

"Kita telah berhasil menghadapi Inggris, pemenang Perang Dunia ke-II. Rakyat Jawa Timur, rakyat Surabaya dipimpin oleh para Kiai, para ulama kita telah buktikan bahwa bangsa Indonesia ini adalah bangsa yang tidak mau tunduk lagi kepada siapa pun yang ingin menjajah bangsa kita. NU selalu berusaha untuk menjaga persatuan dan memang itulah pelajaran sejarah," ucapnya.

Baca juga: Prabowo bersumpah lindungi rakyat dari kemiskinan dan kelaparan

Baca juga: Di hadapan ulama dan Nahdliyin, Prabowo bertekad turunkan biaya haji

Baca juga: Prabowo ingatkan pemimpin jauhi dendam, utamakan kepentingan rakyat


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Pramono saat Ikut Kerja Bakti: Saya Enggak Mau Masuk Gorong-Gorong, yang Kerja Otaknya
• 4 jam laluliputan6.com
thumb
AS Hapus Tarif Terkait Rusia pada Barang-Barang India Mulai 7 Februari
• 7 jam lalumetrotvnews.com
thumb
PAN Blak-Blakan Dukung Prabowo Dua Periode, Tanpa GIbran? Ini Respons PSI & Pengamat | SAPA MALAM
• 15 jam lalukompas.tv
thumb
Putus Rantai Tengkulak, Polri Fasilitasi Permodalan KUR dan Penyerapan Bulog bagi Petani Jagung
• 22 jam laluharianfajar
thumb
Dukung Asta Cita melalui Program 3 Juta Rumah, BRI Perluas Akses Hunian Terjangkau bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah
• 3 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.