Polda Metro Jaya bersama Kodam Jaya dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menggelar aksi Korvei (gotong royong pembersihan) secara serentak di kawasan Danau Sunter Papanggo, Jakarta Utara, Minggu (8/2).
Kegiatan ini dilakukan bersamaan di 13 titik wilayah Jakarta dan daerah penyangga.
Pangdam Jaya Mayjen Mayjen TNI Deddy Suryadi, mengatakan kegiatan bersih-bersih tersebut merupakan kelanjutan dari aksi serupa yang sebelumnya telah dilakukan dan akan terus digelar secara berkelanjutan.
“Hari ini kita melaksanakan kegiatan pembersihan di seluruh wilayah yang ada di Jakarta. Ini adalah kelanjutan kegiatan yang sudah dilaksanakan pada bulan kemarin, bulan Desember,” kata Deddy Suryadi saat apel.
Menurut Deddy, persoalan sampah masih menjadi salah satu penyebab utama terjadinya banjir di berbagai wilayah.
“Banjir yang kemarin sampai dengan saat ini terjadi, ternyata banyak juga salah satunya akibat dari sampah. Sampah plastik, sampah rumah tangga, sampah macam-macam yang melalui sungai, di jalan,” ujarnya.
Ia menyebut, kegiatan pembersihan sebelumnya berhasil mengumpulkan puluhan ton sampah dalam sehari.
"Kemarin yang paling banyak itu kita laksanakan pengumpulan sampah ini di wilayah Tangerang, kurang lebih ada sehari itu kita dapat enam puluh ton,” ungkapnya.
Sementara itu, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri, menegaskan aksi bersih-bersih dilakukan serentak di seluruh wilayah DKI Jakarta, termasuk Depok, Tangerang, dan Bekasi, sebagai tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto.
“Hari ini serentak ya, seluruh wilayah DKI Jakarta, termasuk Kabupaten Tangerang, Bekasi, dan juga Depok melaksanakan kegiatan yang sama, yaitu melaksanakan kegiatan Korvei,” kata Asep.
Kapolda menyampaikan, kegiatan tersebut akan dijadwalkan rutin untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat menjaga kebersihan lingkungan.
"Kami sudah berdiskusi dengan Pak Pangdam dan Pak Sekda, mungkin kita akan jadwalkan secara rutin, apakah itu namanya Jumat Bersih,” ujarnya.
Ia menambahkan, lingkungan yang bersih diyakini dapat menekan risiko bencana, khususnya banjir.
“Apabila wilayah kita bersih, mungkin bencana banjir juga bisa kita kelola dengan baik sehingga tidak begitu besar berdampak kepada masyarakat,” jelasnya.
Dukungan juga disampaikan Sekda DKI Jakarta, Uus Kuswanto, yang mengapresiasi kolaborasi TNI, Polri, dan pemerintah daerah dalam menjaga kebersihan ibu kota.
“Terima kasih kepada seluruh jajaran TNI dan Polri yang bekerja sama mendukung, men-support pemerintah DKI Jakarta dalam rangka untuk menjaga agar Jakarta tetap bersih,” ujar Uus.
Ia menegaskan kebersihan menjadi faktor penting selain keamanan dan ketertiban bagi kenyamanan warga Jakarta.
“Bukan hanya jaga keamanan, ketertiban, namun jaga kebersihan juga ini menjadi salah satu faktor untuk sama-sama kita menjaga Jakarta,” pungkasnya.




