JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden RI Prabowo Subianto mengatakan dirinya selalu lebih berani untuk mengabdi dan membela rakyat Indonesia.
Sebab, Prabowo merasa dibekingi oleh para ulama besar Nahdlatul Ulama (NU).
Hal tersebut Prabowo sampaikan saat menghadiri Mujahadah Kubro Satu Abad Nahdlatul Ulama (NU) di Malang, Jawa Timur, Minggu (8/2/2026).
"Setiap kali saya muncul di tengah-tengah Nahdlatul Ulama, di tengah-tengah santri-santriwati, di tengah-tengah kiai, apalagi ada kiai-kiai besar dan ulama-ulama besar di belakang saya, rasanya saya terus jadi lebih berani untuk berbakti, mengabdi, dan membela rakyat Indonesia seluruhnya," ujar Prabowo.
Baca juga: MUI Apresiasi Prabowo Cabut Izin 28 Perusahaan Perusak Hutan, Desak Sanksi Berat untuk Pelaku
Prabowo menjelaskan, dirinya juga selalu merasa bahagia ketika berada di tengah-tengah Nahdlatul Ulama.
Dia mengaku merasakan kesejukan dan getaran hati dari para nahdliyin yang hadir.
"Setiap kali saya berada di tengah-tengah Nahdlatul Ulama, saya selalu bahagia, saya selalu semangat, karena saya merasakan kesejukan. Saya merasakan getaran hati saudara-saudara dan saudari-saudari sekalian," paparnya.
"Saya merasakan semangat persatuan, semangat guyub, semangat ingin menegakkan kedamaian. Saya merasakan harapan, saya merasakan harapan atas kekuatan negara yang adil," imbuh Prabowo.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang