Grid.ID - Perayaan Tahun Baru Imlek rasanya kurang pas tanpa kehadiran kue keranjang di meja makan. Kudapan yang memiliki nama asli Nian Gao ini bukan sekadar pelengkap kuliner, melainkan sebuah simbol doa dan harapan bagi masyarakat Tionghoa.
Kehadirannya dipercaya membawa pesan untuk rezeki dan kemakmuran. Kebahagiaan bakal meningkat setiap tahunnya.
Tak hanya soal rasa, filosofi kue keranjang juga sangat dalam. Teksturnya yang lengket adalah representasi dari persaudaraan yang erat dan tak terpisahkan.
Sementara bentuknya yang bulat melambangkan persatuan keluarga yang utuh tanpa sudut pemisah. Rasa manis yang dominan menjadi simbol sukacita, dan penyajiannya yang sering disusun bertingkat adalah harapan agar kemakmuran terus menanjak.
Namun, seringkali orang bingung bagaimana cara menikmati kue ini agar tidak membosankan. Jika biasanya kue keranjang langsung disantap begitu saja, ternyata ada trik khusus untuk menyajikannya agar terasa lebih nikmat.
Salah satu pengusaha kue keranjang legendaris yang berlokasi di Jalan Kalidami IX No. 9, Kecamatan Gubeng, Surabaya, Tjik Lidyana, membagikan rahasianya.
Menurut Tjik, cara menikmati kue keranjang bisa disesuaikan dengan kondisi tekstur kue tersebut. Kalau kue masih dalam kondisi segar, empuk, dan kenyal, kamu bisa memadukannya dengan bahan gurih untuk menyeimbangkan rasa manisnya.
“Kalau masih empuk dan kenyal, biasanya dimakan pakai kelapa parut seperti ongol-ongol, atau dibalurkan kacang yang ditumbuk,” ungkapnya, Kamis (29/1/2026), dikutip dari Kompas.com.
Perpaduan tekstur kenyal dengan renyahnya kacang atau gurihnya kelapa parut tentu memberikan sensasi rasa yang unik di lidah.
Lantas, bagaimana jika kue keranjang sudah disimpan lama dan mengeras? Tjik menyarankan untuk tidak langsung menggorengnya saat lembek. Ada trik suhu yang harus diperhatikan.
“Masukkan kulkas dulu, baru dipotong dan digoreng,” imbuhnya.
Suhu dingin kulkas akan membuat tekstur kue menjadi padat. Oleh karena itu, akan lebih mudah diiris tipis sebelum masuk ke penggorengan panas.
Nah, di balik kelezatannya, jangan lupakan makna doa di dalamnya, loh. Sebagaimana diwartakan Grid.ID sebelumnya, istilah Nian Gao dalam bahasa Mandarin memiliki makna ganda yang penuh keberuntungan.
Kata Nian berarti tahun, sedangkan Gao berarti kue. Menariknya, pelafalan kata Gao juga terdengar sama dengan kata yang berarti "tinggi".
Oleh karena itulah, nian gao dipercaya bisa membawa keberuntungan jelang tahun yang baru. Diharapkan, setiap suapan kue keranjang akan membawa keluarga tersebut memiliki penghasilan yang lebih tinggi, naik jabatan, atau menjalani tahun yang jauh lebih baik dari sebelumnya.(*)
Artikel Asli



