Seorang content creator di Instagram @itsfionacn membagikan tipsnya soal sebaiknya daging segar jangan dicuci di air keran. Kendati di kolom komentar postingan video tersebut justru banyak warganet yang berdebat, ada yang setuju, ada juga yang tidak setuju.
Postingan video yang diunggah pada 3 Februari lalu itu telah mendapat 1,3 juta viewers. Komentarnya pun hingga 598. Dalam kolom komentarnya, followers @itsfionacn mulai dari ibu rumah tangga hingga juru masak profesional saling melontarkan pendapatnya mengenai imbauan mencuci daging ini.
Pada videonya, perempuan bernama Fiona Yuan tersebut mengatakan, "Jangan mencuci daging segar di air keran karena bakteri bisa menyebar." Lebih lanjut, Fioan memberikan tips penanganan daging mentah sebelum diolah berdasarkan tempat asal membelinya.
Misalnya, jika kamu membeli daging segar dari supermarket, maka Fiona menyarankan tidak perlu mencuci daging dan bisa langsung diolah. Kalau pun ada darah, kamu bisa lap-lap saja dengan tisu kering atau tisu dapur.
Sedangkan untuk daging yang baru beli dari pasar tradisional, dia mengatakan daging di sini biasanya lebih segar tapi sudah terpapar udara dan bakteri. Dia pun menyarankan daging dari pasar ini tak perlu dicuci hanya dilap tisu saja. "Terus rebus sebentar 10 sampai 20 detik saja, karena kamu bisa lihat darah atau kotoran-kotorannya muncul di permukaannya, nah lalu airnya dibuang, terus siap dimasak," jelasnya.
Sementara pada daging beku, menurutnya, bakteri pada daging jenis ini tidak mati hanya ikut membeku. Namun daging ini tetap dia sarankan untuk tak dicuci. "Kamu bisa cairkan daging ini di kulkas atau rendam air dingin tertutup. Kalau sudah mencair, baru langsung dimasak," tambahnya.
Nah, sarannya justru berbeda dengan saran juru masak lain, yakni Chef Eddy Siswanto, yang menuliskan pendapatnya di kolom komentar video Fiona. "Aku selalu mencuci daging yang aku beli di pasar. Ya cucinya jangan kayak siram kebon. Slow aja siramnya supaya airnya gak nyiprat ke rumah tetangga. Karena daging yang dijual itu selain dihinggap lalat, dipegang-pegang orang dan gak jadi beli, juga kadang-kadang ada yang ketempel kotoran hewan tersebut," ujarnya.
Sementara itu, admin @tokodagingnusantara menambahkan penjelasannya di kolom komentar dengan menuliskan, "Hai kak, cairan merah yang sering rembes itu bukan darahm ya, kak. Itu miglobin berfungsi menyimpan oksigen di dalam jaringan otot hewan. Cairan merah ini aman dikonsumsi dan sebenarnya mengandung nutrisi penting."
Ada juga warganet lain yang mengatakan, "Beliau berbagi ilmu berdasarkan penelitian mungkin..kalau kita belajar berdasarkan pengalaman saja..dari dulu dicuci dan kita ok-ok saja, kan."
Nah, sementara itu, celebrity chef, Juna Rorimpandey pernah menjelaskan kepada kumparan bahwa air yang merendam daging --terutama daging yang habis dibekukan-- bisa memperburuk kualitas, tekstur, hingga menimbulkan bau amis.
"Karena airnya itu sendiri bukan 100 persen juice daripada protein tersebut tapi air yang meng-cristallize lalu kembali mencair dan dia tenggelam di air itu. Itu yang bikin dia gampang rusak dan bau amis padahal segar ya," jelasnya.
Nah, kalau kamu sendiri, terbiasa dengan cara atau tips memasak daging yang seperti apa? Yuk, tulis di kolom komentar.





