Grid.ID – Putri dari musisi kawakan Ikang Fawzi, Chiki Fawzi, akhirnya buka suara terkait kabar miring yang menerpa dirinya setelah batal berangkat sebagai petugas haji. Tak hanya sekadar gagal, Chiki mengungkapkan adanya aroma ketidakadilan dan rentetan fitnah yang menyasar dirinya di tengah proses tersebut.
Anak bubgsu Marissa Haque itu mengaku sangat terpukul. Baginya, menjadi petugas haji adalah sebuah "panggilan tertinggi" mengingat rekam jejaknya yang selama ini aktif di dunia kerelawanan. Namun, niat tulusnya tersebut justru berujung pada pengalaman pahit.
Bantah Isu Tak Lolos Ujian dan Inkompetensi
Selama ini beredar narasi di media sosial bahwa Chiki tidak berangkat karena tidak lolos ujian seleksi. Perempuan bernama asli Marsha Chikita Fawzi itu dengan tegas membantah hal tersebut.
Ia menjelaskan bahwa dirinya masuk melalui jalur Penunjukan Langsung (PL), jalur yang sama dengan para influencer dan staf kementerian lainnya.
"Aku ikut ujian aja enggak, kan penunjukan langsung. Aku dan teman-teman influencer itu enggak ikut ujian CAT (Computer Assisted Test). Kita PL," tegas Chiki saat ditemui di kawasan Tendean, Jakarta Selatan belum lama ini.
Ia juga menyayangkan banyaknya tuduhan tak berdasar yang dialamatkan kepadanya saat ia diminta pulang.
"Aku enggak terima dituduh inkompeten atau hamil. Aku hadir, aku ikutin semua kegiatan di barak, pelatihan dari jam 4 pagi sampai jam 9:30 malam. Itu non-stop. Kita absen, lari, salat Subuh berjamaah, aku ikutin tiap hari," tambahnya.
"Arahan Atasan" di Tengah Malam
Chiki mengungkapkan bahwa keputusan pencopotannya terasa sangat janggal. Ia menyebut ada upaya dari pihak tertentu untuk "menyelamatkan nama entitas" sehingga dirinya dijadikan tumbal melalui berbagai fitnah.
"Saya tahu alasan kenapa saya diminta pulang karena ada arahan dari atasan. Dan ya sudah, aku bisa terima," papar Chiki.
"Tapi yang bikin aku enggak terima adalah ketika ada orang yang berusaha menyelamatkan beberapa nama entitas, lalu benar-benar ngefitnah aku dengan berbagai hal," lanjutnya.
Bahkan, Chiki menceritakan momen pilu saat dirinya harus pulang di tengah malam. Beruntung, sang ayah, Ikang Fawzi, dan kakaknya, Bella Fawzi, memberikan dukungan penuh untuk menguatkan mentalnya menghadapi situasi yang sangat dinamis dan kompleks tersebut.
Menanggapi Fitnah Sebagai "Transfer Pahala"
Meski merasa diperlakukan tidak adil, Chiki memilih untuk tidak terlalu ambil pusing dengan komentar negatif netizen. Mengutip nasihat dari Ali bin Abi Thalib, ia merasa tidak perlu menjelaskan jati dirinya kepada orang yang memang sudah tidak menyukainya.
Alih-alih marah, Chiki mencoba melihat masalah ini dari kacamata iman. Ia merasa fitnah yang terus bergulir layaknya bola salju justru menjadi ladang pahala baginya.
"Dari gulungan bola-bola salju yang menjadi fitnah itu, aku lagi dapat banyak transfer pahala lho dari orang-orang yang ngefitnah. Mungkin emang Allah lagi sayang sama aku," tuturnya dengan tegar.
Sebagai informasi, Chiki Fawzi sempat mengikuti pendidikan dan pelatihan PPIH 2026 berbasis semi militer. Pelatihan tersebut digelar di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, sejak pertengahan Januari 2026.
Namun di tengah proses pelatihan yang masih berjalan, Chiki justru menerima kabar pencopotan secara mendadak. Kondisi ini membuat rencana besarnya untuk menunaikan ibadah haji sambil mengabdi sebagai petugas harus tertunda. (*)
Artikel Asli


