GenPI.co - Pemilik kucing yang mati ditendang di Blora Firda Latifah Anwar menegaskan tidak bersedia menyelesaikan persoalan tersebut secara damai terhadap pelaku.
Firda mengaku pelaku sempat mendatangi rumahnya bersama sang istri, Lurah Karangjati, serta Bhabinkamtibmas pada Selasa (3/2) malam.
Kedatangan mereka untuk melakukan mediasi dan menyampaikan permintaan maaf.
"Datang membawa parsel buah dan menawarkan mengganti dengan kucing baru, tetapi kami menolak," kata dia, Sabtu (7/2).
Firda dan keluarga berharap kasus ini diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
"Kami ingin ada pertanggungjawaban secara hukum," beber dia.
Kasatreskrim Polres Blora AKP Zaenul Arifin mengatakan kasus dugaan penganiayaan kucing di Lapangan Kridosono, Kabupaten Blora, naik ke tahap penyidikan.
"Peningkatan status perkara dari penyelidikan ke penyidikan dilakukan setelah penyidik menemukan bukti permulaan yang cukup. Prosesnya masih terus berjalan," ungkap dia.
Peristiwa ini menjadi sorotan publik setelah video berdurasi 11 detik beredar luas di media sosial.
Dalam rekaman itu, seekor kucing diduga ditendang hingga mati oleh seorang pria berinisial PJ (60), warga Kelurahan Karangjati, Kecamatan dan Kabupaten Blora.(ant)
Tonton Video viral berikut:




