Penulis: Fityan
TVRINews - Aceh Tamiang
Personel militer dikerahkan untuk membersihkan material banjir dan memperbaiki infrastruktur pendidikan guna menjamin keberlanjutan belajar siswa.
Ratusan siswa di wilayah Aceh dan Sumatera Utara mulai kembali ke bangku sekolah setelah fasilitas pendidikan mereka sempat lumpuh akibat terjangan bencana alam.
Transformasi ini terlihat jelas di SDN 1 Tualang Cut, Aceh Tamiang, di mana kegiatan belajar mengajar kembali berdenyut.
Pantauan di lokasi menunjukkan para siswa berseragam Pramuka telah berkumpul di area sekolah yang kini tampil bersih.
Tidak ada lagi jejak lumpur pekat atau tumpukan sampah sisa banjir yang sebelumnya menggenangi gedung. Dinding sekolah pun telah dicat ulang dengan warna hijau muda, menghapus sisa trauma bencana dari bangunan tersebut.
Restorasi Infrastruktur secara Masif
Pemulihan ini merupakan hasil kolaborasi intensif dari personel TNI yang dikerahkan ke titik-titik terdampak.
Di SDN 1 Tualang Cut, para prajurit tidak hanya fokus pada pembersihan, tetapi juga perbaikan struktural.
Beberapa personel terlihat masih merapikan konblok di lapangan sekolah, sementara yang lain melakukan perbaikan pada bagian atap, langit-langit, hingga pengecatan kusen jendela.
Langkah serupa juga menjangkau sekolah-sekolah lain di Kabupaten Aceh Tamiang, seperti SDN Gelanggang Merak yang mengalami kerusakan berat pada bagian atap, serta SDN 1 Kuala Simpang dan SDN Benua Raja yang sempat tertutup material lumpur kering.
Perluasan Jangkauan Pemulihan
Upaya normalisasi fasilitas publik ini tidak hanya berpusat di satu titik.
Berdasarkan data yang dihimpun, pemulihan pendidikan juga menyasar wilayah Bireuen dan Sumatera Utara:
- Kabupaten Bireuen: Pembenahan dilakukan di SDN 26 Desa Kapa, SDN 8 Siblah Krueng, dan SDN 6 Gandapura.
- Sumatera Utara: Aksi serupa menyasar SDN 100704 di Tapanuli Selatan, SDN 173149 Parsingkaman di Tapanuli Utara, hingga SMP Negeri 030 Purba Beringin di Humbang Hasundutan.
Kehadiran TNI dalam proses rehabilitasi ini bertujuan untuk memastikan anak-anak di wilayah terdampak dapat kembali mengenyam pendidikan dalam lingkungan yang aman, nyaman, dan higienis. Dengan selesainya tahap pembersihan dan perbaikan ini, aktivitas akademik diharapkan dapat pulih sepenuhnya dalam waktu dekat.
Editor: Redaktur TVRINews




