JAKARTA, DISWAY.ID - Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) Muhammad Jusuf Kalla alias JK meminta masyarakat agar tidak menyalah Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung jika Ibu Kota terendam banjir.
Tapi kata JK, masyarakat harusnya memarahi diri sendiri karean tidak mampu menjaga kebersihan lingkungan.
BACA JUGA:Korve! TNI-Polri Kompak Gerebek Sampah di Rawajati, Antisipasi Banjir di Wilayah Jaksel
BACA JUGA:Siswa SMK Disiram Air Keras Pelajar Bonceng Tiga, Sempat Mampir ke Warung Dulu!
Hal ini dikatakan Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 itu saat meninjau langsung kegiatan kerja bakti serentak ini di Kelurahan Cipinang Melayu, Kecamatan Makasar, Jakarta Timur pada Minggu, 8 Februari 2026.
"Kalau banjir, jangan marahi Gubernur, marahi diri sendiri. Kenapa rumah saya tidak bersih? Kenapa selokan saya tidak bersih? Kenapa buang sampah di sungai?" kata JK di lokasi.
JK menekankan jika urusan menjaga kebersihan Jakarta bukan hanya menjadi tanggung jawab dari gubernur.
Tapi seluruh warga Jakarta harus ikut terlibat dalam menjaga kebersihan di lingkungannya masing-masing.
"Karena yang kotorin Jakarta kita juga. Yang bersihkan harus kita juga," katanya.
BACA JUGA:Pidato Menohok Presiden Prabowo di Depan Nahdliyin: Pemimpin Tidak Boleh Cari-cari Kesalahan
BACA JUGA:Kenapa Imlek 2026 Identik dengan Hujan? Cek Fakta dan Mitos Menurut Kepercayaan Tionghoa
JK pun mengajak masyarakat untuk menggelar kerja bakti membersihkan lingkungannya secara rutin.
Dengan begitu maka risiko banjir yang kerap melanda wilayah Jakarta dampak hujan lebat dapat dikurangi.
Pasalnya yang paling terdampak parah dari banjir Jakarta merupakan masyarakat kecil yang tinggal di perkampungan padat.
"Kepada masyarakat kita minta begitu. Jadi kita bersama-sama," pungkas dia.
- 1
- 2
- »



