Pascagempa 6,2 magnitudo yang mengguncang wilayah Pacitan, Jawa Timur, ratusan personel TNI dikerahkan untuk membantu warga terdampak. Sementara itu, Badan Geologi dari Kementerian ESDM melakukan kajian untuk menetapkan potensi kerawanan gempa.
Personel TNI bergotong royong membersihkan rumah warga yang mengalami kerusakan. Pasi Intel Kodim Pacitan mengatakan, total ada 200-an personel yang dikerahkan di sejumlah lokasi untuk penanganan pascabencana. Sementara itu, petugas Bandan Geologi dari Kementerian ESDM juga meninjau lokasi terdampak gempa di Pacitan.
“Kami memberikan kegiatan pembersihan puing-puing agar harapannya supaya rumah tersebut segera dapat diperbaiki dan segera dapat ditinggali dan ditempati, serta berfungsi sebagai mana mestinya.” kata Pasi Intel Kodim 0801 Pacitan, Andig Arifianto, dikutip dari tayangan Headline News, Metro TV, Minggu, 8 Februari 2026.
Baca juga: 17 Bangunan Rusak Imbas Gempa Pacitan
Selain memeriksa dampak kerusakan yang terjadi, petugas juga melakukan pengukuran mikrotremor di wilayah setempat untuk menganalisis karakteristik tanah.
“Kami periksa di sini dampak kerusakannya dulu, lalu kami mencoba melakukan pengukuran mikrotremor untuk mengetahui kondisi geologi lokal, dan bagaimana nanti geologi lokal ini bisa mempengaruhi dampak bencana gempa, lalu kami juga melakukan pemetaan dengan menggunakan drone untuk melihat gambaran wilayah yang terdampak seperti apa.” ucap Surveyor Pemetaan Badan Geologi Kementerian ESDM, Amalfi Omang.


