Perhutani Kirim Madu dan Minyak Kayu Putih untuk Korban Banjir Sumatera Utara

republika.co.id
4 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Perum Perhutani menyalurkan bantuan madu dan minyak kayu putih bagi masyarakat terdampak banjir bandang di Sumatera Utara. Bantuan difokuskan ke Kota Sibolga dan Kabupaten Tapanuli Tengah.

Plt Direktur Utama Perum Perhutani Natalas Anis Harjanto mengatakan, bantuan tersebut disalurkan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan. Produk madu dan minyak kayu putih dipilih karena dinilai bermanfaat untuk mendukung kondisi kesehatan masyarakat selama masa pemulihan.

Baca Juga
  • BPKH Salurkan Bantuan Rp14,58 Miliar untuk Penanganan Bencana Sumatera
  • Tito Karnavian Pastikan 50 Persen Wilayah Terdampak Bencana Sumatera Pulih dari Krisis
  • Beasiswa Rp1 Miliar Diberikan untuk Mahasiswa Terdampak Bencana Sumatera

“Produk madu dan minyak kayu putih dipilih sebagai bagian dari produk unggulan Perhutani yang diharapkan dapat membantu menjaga daya tahan tubuh serta memberikan manfaat kesehatan bagi masyarakat dalam masa pemulihan,” ujar Natalis dalam keterangan tertulis di Jakarta, Ahad (8/2/2026).

Natalis menyampaikan, penyaluran bantuan dilakukan melalui pemerintah daerah setempat agar distribusi tepat sasaran dan sesuai kebutuhan di lapangan. Bantuan tersebut ditujukan bagi warga terdampak banjir bandang di Sibolga dan Tapanuli Tengah.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

“Bantuan akan diserahkan kepada masyarakat terdampak melalui pemerintah daerah setempat agar dapat tepat sasaran dan selaras dengan kebutuhan di lapangan,” ucap Natalis.

Perhutani menyalurkan bantuan ke Kota Sibolga berupa minyak kayu putih sebanyak 50 dus atau 5.000 botol, serta madu klengkeng, madu bunga liar, dan madu randu sebanyak 40 dus atau 480 botol. Sementara itu, bantuan untuk Kabupaten Tapanuli Tengah mencakup minyak kayu putih sebanyak 200 dus atau 20.000 botol, serta madu klengkeng, madu bunga liar, dan madu randu sebanyak 156 dus atau 1.872 botol.

“Penyaluran bantuan dilakukan melalui Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah sebagai bagian dari sinergi antara BUMN dan pemerintah daerah dalam penanganan pascabencana,” kata Natalis.

Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu mengapresiasi bantuan tersebut dan menilai produk madu serta minyak kayu putih bermanfaat bagi masyarakat yang tengah menjalani masa pemulihan pascabencana.

“Ini untuk menjaga daya tahan tubuh masyarakat dan meringankan beban mereka di tengah situasi yang penuh tantangan,” kata Masinton.

.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
Advertisement

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Aksi Ikonik Robben Hancurkan  Spanyol di Piala Dunia 2014
• 6 jam lalutvrinews.com
thumb
Berapa Hari Lagi Puasa 2026? Ini Prediksi Awal Ramadan 1447 H dan Potensi Perbedaannya
• 12 jam lalutvonenews.com
thumb
Aplikasi Bantu Cari Barang dan Orang Hilang
• 22 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Ketika Judi Merenggut Semuanya
• 5 jam lalukumparan.com
thumb
Jadwal dan Lokasi SIM Keliling di Jakarta dan Sekitarnya Hari Ini 8 Februari 2026, Buka Setengah Hari!
• 15 jam laludisway.id
Berhasil disimpan.