JAKARTA, KOMPAS.TV- Direktur Eksekutif Indikator Politik, Burhanuddin Muhtadi mengatakan, hasil survei dari lembaga riset Indikator Politik Indonesia menunjukkan institusi Tentara Nasional Indonesia (TNI) menjadi lembaga yang paling dipercaya publik. Dengan rincian, 15 persen sangat percaya dan 78 persen cukup percaya.
Hasil tersebut dilakukan berdasarkan survei terhadap 1.220 responden dalam kurun 15-21 Januari 2026.
“Sebenarnya agak sedikit turun trust terhadap TNI ini, meskipun masih di atas 90 persen,” kata Burhanuddin sebagaimana dikutip dari Antaranews, Minggu (8/2/2026).
Setelah TNI, kata Burhanuddin, Presiden menjadi lembaga yang paling dipercaya kedua disusul Kejaksaan Agung menempati peringkat ketiga. Selanjutnya ada Mahkamah Konstitusi, Pengadilan, hingga Komisi Pemberantasan Korupsi.
Baca Juga: KPK Tahan Penyuap Bea Cukai John Field Selama 20 Hari ke Depan
Sementara Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, merupakan lembaga yang menempati peringkat terbawah dari survei lembaga yang dipercaya.
Burhanuddin mengatakan, meskipun TNI dalam hasil survei adalah institusi yang tertinggi dipercaya publik namun angkanya menurun dibandingkan survei yang dilakukan sebelumnya.
Ia menilai penurunan tingkat kepuasan publik terhadap TNI disebabkan oleh indikasi peran TNI yang meluas, bukan hanya soal pertahanan.
“Kan sudah ada indikasi TNI masuk ke MBG, masuk ke Koperasi Merah Putih, dan seterusnya ya. Semakin TNI ikut terlibat urusan non-pertahanan ya,” kata dia.
Oleh karena itu, Burhanuddin mendorong TNI melakukan koreksi supaya tidak terlalu ikut ke urusan sipil.
Penulis : Ninuk Cucu Suwanti Editor : Gading-Persada
Sumber : Kompas TV
- survei indikator politik
- indikator politik
- burhanuddin muhtadi
- tni
- kepercayaan publik terhadap tni




