Tuban, tvOnenews.com – Siapa sangka logam pecahan seribu rupiah yang seringkali tercecer disaku atau di tas bisa menjadi tiket menuju tanah suci. Di Kabupaten Tuban sepasang suami istri menarik perhatian publik setelah datang ke bank dengan membawa uang koin untuk mendaftar haji.
Mohammad Nasrudin (45), warga Desa Sumberagung, Kecamatan Plumpang, Tuban, bersama istrinya datang ke kantor Bank Syariah Indonesia (BSI) KCP Tuban, di Jl Basuki Rahmat, Rabu (4/02).
Nasrudin datang pukul 08.00 WIB diantar pamanya dengan mengendarai mobil Pick Up. Ia sekaligus menjadi nasabah pertama yang mengambil antrian. Kedatangan pasutri tersebut sempat mengagetkan sejumlah karyawan. Suasana di kantor BSI pun mendadak riuh, lantaran mobil Pick Up bukan membawa koper berisi tumpukan uang kertas, namun mengangkut 13 kaleng berisi uang koin.
Petugas bank hingga satpam ikut turun tangan membantu membawa kaleng-kalneg berisi uang koin tersebut. “Tadi kami semua memang sempat kaget, ternyata ada warga yang ingin daftar haji dengan uang koin. Tidak masalah tetap kami layani dengan baik,” ujar Riyanto, Branch manager BSI KCP Tuban saat ditemui di kantornya.
Nasrudin mengumpulkan uang koin selama 11 tahun 35 hari. Karena banyaknya jumlah koin, penghitungan memakan waktu hingga berjam-jam. Hasilnya mencapai hampir Rp60 juta. Namun ada sebagian yang terpaksa dikembalikan karena kondisinya rusak berkarat.
“Sebenarnya jumlahnya mencapai 60 juta rupiah, tapi ada yang dikembalikan karena kondisinya rusak, berkarat dan keropos mungkin terlalu lama,” ujar Nasrudin. (htn/ias)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/5446812/original/032244600_1765942364-marcos.jpg)