Penulis: Jimmy Lie Agustinus
TVRINews, Minahasa Selatan
Ratusan pesilat usia dini dan remaja ambil bagian dalam Open Tournament Pencak Silat yang digelar di Kabupaten Minahasa Selatan. Kejuaraan ini menjadi ajang pembinaan sekaligus pencarian bibit atlet berprestasi sejak usia muda.
Turnamen tidak hanya berorientasi pada prestasi, tetapi juga menumbuhkan mental bertanding, mengembangkan bakat, serta melestarikan pencak silat sebagai budaya asli Indonesia.
Ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia Kabupaten Minahasa Utara, Ir. Heri Tongkukut, menilai pembinaan sejak usia dini memiliki peran penting dalam mencetak atlet berkualitas.
“Usia dini lebih mudah untuk dibina karena pembinaan tidak mudah dan singkat serta butuh pengorbanan dari pelatih sehingga didalamnya ada kesuksesan,” ujar Heri Tongkukut, dikutip Minggu, 8 Februari 2026.
Open Tournament Pencak Silat ini mempertandingkan dua kategori utama, yakni seni dan tanding. Pada kategori seni, peserta berlaga di kelas tunggal dan ganda. Seluruh rangkaian pertandingan dijadwalkan berlangsung selama tiga hari di Minahasa Selatan.
Editor: Redaktur TVRINews



:strip_icc()/kly-media-production/medias/5496305/original/061349500_1770525763-Presiden_Prabowo_Subianto-8_Februari_2026.jpeg)

