Pria Ditemukan Meninggal di Depan SD Depok, Sudah 2 Hari Dicari Keluarga

kompas.com
2 jam lalu
Cover Berita

DEPOK, KOMPAS.com - Pria yang ditemukan meninggal dunia di depan sebuah SD di Limo, Depok, diduga telah beberapa hari dicari keluarganya.

Menurut pedagang es kelapa, Nanda, korban memiliki riwayat penyakit.

Hal ini dikuatkan dengan ditemukannya obat-obatan di dalam tas pria tersebut.

"Tadi kan ada sempet tetangganya. Habis operasi ginjal katanya, emang sakit. Jadi sudah dua hari dicari keluarganya," kata Nanda kepada Kompas.com, Minggu (8/2/2026).

Baca juga: Pria Tewas di Depan SD Depok, Ada Obat-obatan di Tasnya

Saat ditemukan, pria tersebut berada di atas meja dalam posisi tertidur, sehingga orang-orang di sekitar enggan membangunkannya.

“Tiduran di meja, bagaimana sih posisi tiduran di atas meja gitu. Enggak ada yang berani bangunin,” ujar dia.

Pria itu juga disebut sempat berjalan sempoyongan saat menuju lokasi dan memesan es kelapa di warung milik Nanda.

“Sempat pesan kelapa, sempat cuma diminum enggaknya sampai pagi, enggak tahu. Makan roti, rotinya masih ada satu di situ. Enggak tahu lagi sih ke sananya,” kata Nanda.

Berdasarkan video yang diunggah akun Instagram @radar.depok, seorang pria tergeletak dijalan sebelum akhirnya diperiksa petugas keamanan setempat.

"Pukul 04.00 WIB saat hujan deras dan ingin menutup dagangannya, (ia) melihat korban tidak pindah-pindah lalu memanggil security dan setelah dilihat ternyata korban sudah tidak bernapas atau meninggal," ujar Kapolsek Cinere Kompol Chairul Saleh, Minggu (8/2/2026).

Korban diduga memiliki riwayat penyakit tertentu, terlihat dari obat-obatan dan dokumen medis yang ditemukan di sekitarnya.

Baca juga: Pria Ditemukan Meninggal di Depan SDN Limo 3 Depok, Diduga Sakit

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Termasuk surat rujukan dan bukti pendaftaran rawat jalan ke beberapa rumah sakit.

Polisi menyebut tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Jenazah korban dibawa oleh keluarga untuk disemayamkan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
BNN: Posbankum pelindung para korban narkoba dapatkan rehabilitasi
• 8 jam laluantaranews.com
thumb
Ramalan Zodiak Hari Ini, Minggu 8 Januari 2026: Paling Beruntung, Pisces Perlu Kendalikan Perasaan
• 9 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Hazard Mau Lihat Fabregas Latih Chelsea
• 4 jam lalumedcom.id
thumb
KH Miftachul Akhyar Ajak Doakan Palestina dan Presiden Prabowo di Harlah 1 Abad NU
• 9 jam lalupantau.com
thumb
Terungkap Bobrok Netanyahu dan Keluarga: Suami Istri Suka Nyolong, Anak Tukang Ribut
• 1 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.