Dewan Pers Ungkap Biang Kerok PHK Industri Media, Desak Pemerintah Intervensi Regulasi yang Adil

viva.co.id
5 jam lalu
Cover Berita

VIVA – Ketua Dewan Pers, Komaruddin Hidayat mengatakan dominasi platform global yang menyedot potensi pendapatan iklan menjadi penyebab utama gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) di berbagai perusahaan media konvensional saat ini.

Pernyataan tersebut disampaikan Komaruddin di sela-sela Konvensi Nasional Media Massa, yang merupakan salah satu agenda utama dalam rangkaian peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 di Aula Aston Hotel, Kota Serang, Provinsi Banten, Minggu, 8 Februari 2026.

Baca Juga :
Masa Depan Media Dibahas di HPN 2026, Google News Initiative Jadi Agenda Utama
Gelombang PHK Sektor Teknologi Mengganas di Awal 2026, Amazon hingga Meta Pangkas Ribuan Karyawan

Komaruddin, menjelaskan bahwa iklan yang dulunya menjadi "amunisi" atau sumber pendapatan utama bagi televisi dan media arus utama lainnya, kini beralih ke media sosial dan layanan video berbagi seperti YouTube.

"Sekarang ini semua media tradisional mengalami PHK karena pendapatannya (income) menurun. Dari mana income-nya? Dari iklan. Iklan larinya ke medsos," kata Komaruddin

Atas dasar itu, Dewan Pers mendesak pemerintah dapat segera menciptakan regulasi yang adil untuk mencegah hegemoni platform global dan menyeimbangkan ekosistem bisnis media di tanah air.

Menurut Komaruddin, jika pemerintah tidak ikut campur tangan menciptakan keadilan dan keseimbangan, maka media arus utama (mainstream) akan terus mengalami kesulitan finansial yang berujung pada pengurangan tenaga kerja.

"Kalau pemerintah tidak ikut menciptakan keadilan, media mainstream itu kemudian mengalami kekurangan pendapatan (revenue) dan akhirnya PHK," ujarnya. (ant)

Baca Juga :
Bagaimana Teknologi Mengubah Cara Orang Membaca Berita
Washington Post Umumkan PHK Besar-besaran, Sepertiga Karyawan Dirumahkan
Pinterest PHK Hampir 15 Persen Pekerja, Fokus Berpindah ke AI

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Hasil Pertandingan Persija Vs Arema FC: Macan Kemayoran Tumbang di Kandang, Gagal Pangkas Poin dengan Persib Bandung
• 5 jam lalutvonenews.com
thumb
Bukan Rudal-Nuklir, Senjata Baru China Bisa Bikin Amerika Tekuk Lutut
• 7 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Foto: Kilau Rupang dan Doa Jelang Imlek di Klenteng Hok Lay Liong Bekasi
• 9 jam lalukumparan.com
thumb
Jejak Bukbermu: Langkah Gaya dalam Momen Kebersamaan Ramadan
• 4 menit lalumediaindonesia.com
thumb
Boni Hargens: Ide Polri di Bawah Kementerian Melemahkan Presiden
• 13 jam lalujpnn.com
Berhasil disimpan.