Di Balik Koreksi Tajam Harga Bitcoin (BTC): Bukan Hal Baru

wartaekonomi.co.id
12 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

Harga Bitcoin (BTC) baru-baru ini mengalami penurunan yang tajam. Namun analis menyebut penurunan kali ini hanyalah bagian siklus bitcoin dan bukanlah hasil goncangan sistemik dalam industri krito.

Veteran Hedge Fund, Gary Bode mengatakan koreksi harga bitcoin yang tajam memang terasa mengejutkan, tetapi bukan hal baru dalam sejarah dari BTC. Menurutnya, penurunan lebih besar pernah terjadi berulang kali dan investor yang mampu bertahan justru menikmati imbal hasil jangka panjang yang signifikan.

Baca Juga: Deutsche Bank: Harga Anjlok, Bitcoin (BTC) Mulai Tak Dipercaya Investor

Gejolak terbaru menurutnya dipicu oleh reaksi pasar terhadap pencalonan dari Kevin Warsh di Federal Reserve. Investor menafsirkan langkah tersebut sebagai sinyal kebijakan moneter yang lebih ketat, sehingga aset tanpa imbal hasil seperti bitcoin, emas dan perak menjadi kurang menarik.

Namun Bode menilai persepsi pasar tersebut keliru. Ia mengacu pada pernyataan baru-baru ini yang menegaskan arah kebijakan dari Warsh. Ia justru mendukung suku bunga lebih rendah dan lebih longgar.

Menurut Bode, Amerika Serikat (AS) tengah mengalami defisit fiskal yang besar, yang membatasi kemampuan bank sentral untuk mengendalikan imbal hasil obligasi jangka panjang. Ia menegaskan bahwa sentimen menjadi pendorong utama aksi jual bitcoin belakangan ini.

Bode juga menepis anggapan bahwa pelepasan aset oleh pemegang besar atau “whales” menjadi sinyal pelemahan jangka panjang. Ia menyebut aktivitas tersebut lebih mencerminkan aksi ambil untung, bukan perubahan pandangan terhadap prospek bitcoin.

Adapun Bode menyatakan volatilitas tidak otomatis meniadakan fungsi bitcoin sebagai aset penyimpanan nilai. Ia menilai hampir semua aset, termasuk mata uang fiat, memiliki risiko tersendiri. Menurutnya, keunggulan bitcoin terletak pada sifatnya yang terbatas, tanpa perantara dan tidak bergantung pada kepercayaan terhadap pihak tertentu.

Baca Juga: Bitcoin (BTC) Anjlok, Prediksi Michael Burry Akan Jadi Kenyataan?!

Bode memandang penurunan harga terbaru sebagai konsekuensi alami dari desain yang dimiliki oleh bitcoin. Volatilitas tetap menjadi bagian dari dinamika pasar dan pergerakan harga yang ekstrem tidak selalu mencerminkan risiko sistemik.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Persija Jakarta Ditaklukkan Arema FC 0-2, Mauricio Souza Keluhkan Satu Hal
• 6 jam lalutvonenews.com
thumb
Jalan Rusak di Jakarta yang Kembali Merenggut Nyawa Pengendara...
• 3 jam lalukompas.com
thumb
Kejagung Sikat Korupsi, Survei: Jadi Penopang Utama Tingginya Kepuasan Kinerja Prabowo
• 21 jam lalurepublika.co.id
thumb
Palestina Tegaskan Kurikulum Sekolah Tidak Diubah Israel
• 21 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Mengkomdigi Meutya Minta Pers Jaga Akurasi di Tengah Disinformasi dan Tantangan AI
• 19 jam lalusuara.com
Berhasil disimpan.