Tetouan: Banjir bandang melanda kota Tetouan di Maroko Utara yang menewaskan empat orang warga pada Sabtu 7 Februari 2026 malam waktu setempat.
“Empat orang, termasuk seorang anak berusia dua tahun, meninggal setelah tersapu banjir di Maroko utara,” kata pihak berwenang pada Minggu 8 Februari 2026, dikutip dari Euro News, Senin 9 Februari 2026.
Pihak berwenang menambahkan bahwa orang kelima masih hilang. Mereka telah mengevakuasi lebih dari 150.000 orang sejak banjir dimulai.
“Keempat orang yang tewas berada di dalam mobil di Tetouan ketika kendaraan tersebut terjebak dalam banjir mendadak di jalan dekat sungai besar,” kata para pejabat dalam sebuah pernyataan.
Tim pencarian pertama kali menemukan jenazah seorang gadis berusia 14 tahun dan seorang anak berusia dua tahun pada Sabtu malam, kata pernyataan itu.
Dua jenazah lagi, yaitu seorang anak laki-laki berusia 12 tahun dan seorang pria berusia tiga puluhan, ditemukan pada Minggu pagi.
Pencarian terhadap orang kelima masih berlangsung, tambah pernyataan itu.
Provinsi-provinsi di seluruh Maroko barat laut telah dilanda hujan lebat selama seminggu terakhir. Badan prakiraan cuaca nasional memperkirakan cuaca buruk akan berlanjut hingga hari Selasa.


:strip_icc()/kly-media-production/medias/2902647/original/085354700_1567669857-20190905-Puan-Maharani-Megawati-8.jpg)

