BEKASI, KOMPAS.com – Sesosok bayi laki-laki tanpa identitas ditemukan dalam kondisi baru dilahirkan dan ditinggalkan seorang diri di sebuah unit apartemen Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Pekayon Jaya, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Sabtu (7/2/2026) pagi.
Kapolsek Bekasi Selatan Komisaris Dedi Herdiana mengatakan, bayi itu ditemukan sekitar pukul 08.49 WIB oleh petugas kebersihan apartemen. Saat ditemukan, bayi tersebut masih dalam keadaan hidup.
“Korban (bayi) dalam keadaan masih hidup pada saat ditemukan,” ujar Dedi saat dikonfirmasi Kompas.com, Senin (9/2/2026).
Baca juga: Teka-Teki Pembunuhan PPPK di Bekasi Mulai Terkuak, Polisi Tangkap 2 Terduga Pelaku
Polisi menduga bayi tersebut ditinggalkan oleh orang tuanya sesaat setelah dilahirkan. Dugaan itu diperkuat dengan ditemukannya sejumlah barang yang berkaitan dengan proses persalinan di sekitar lokasi penemuan.
“Di lokasi ditemukan satu buah kantong plastik warna putih berisi ari-ari dan tali pusar, satu buah bungkusan plastik, satu buah gunting, dan satu bundelan tisu bekas darah,” kata Dedi.
Meski ditemukan dalam kondisi memprihatinkan, hasil pemeriksaan awal tidak menunjukkan adanya tanda kekerasan pada tubuh bayi.
“Dari pemeriksaan luar tidak ditemukan adanya luka akibat benda tajam atau tumpul lainnya pada tubuh korban,” ujarnya.
Dedi menjelaskan, penemuan bayi bermula saat petugas kebersihan apartemen berinisial MRR (19) hendak membersihkan salah satu unit kamar apartemen.
Saat masuk ke dalam kamar, MRR terkejut mendapati seorang bayi laki-laki yang masih hidup berada di dalam ruangan tersebut tanpa pendamping.
“Awal mulanya hari Sabtu 7 Februari 2026 jam 08.49 WIB pada saat MRR sedang masuk untuk membersihkan kamar dan melihat ada bayi yang masih hidup,” kata Dedi.
Baca juga: Viral Pria Babak Belur di Rusun Muara Baru, Disebut Pelaku Penculikan Bayi
MRR kemudian melaporkan temuan itu kepada KR (25) dan AB (41), petugas keamanan apartemen.
Selanjutnya, pihak keamanan melaporkan kejadian tersebut kepada Polsek Bekasi Selatan serta Puskesmas Margajaya untuk memastikan kondisi kesehatan bayi.
“AB langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Bekasi Selatan dan melaporkan Puskesmas Margajaya untuk mengecek keadaan bayi tersebut,” ujar Dedi.
Setelah menerima laporan, petugas kepolisian bersama perwira pengendali, piket reskrim, piket SPK, dan Bhabinkamtibmas mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan dan olah tempat kejadian perkara (TKP).
“Pada saat itu pihak puskesmas datang dan mengecek keadaan anak bayi tersebut. Setelahnya langsung dibawa ke RSUD Kota Bekasi untuk diselamatkan,” ujar Dedi.
Dedi menambahkan, hingga kini polisi telah memeriksa sejumlah saksi dan masih mendalami kasus tersebut guna mengungkap identitas serta keberadaan orang tua bayi yang diduga menelantarkan korban.
“Kami sudah melakukan pengecekan dan olah TKP, untuk kemudian mencari orangtua korban yang diduga pelaku yang membuang bayi,” kata Dedi.
Penyelidikan masih terus dilakukan untuk mengungkap pihak yang bertanggung jawab atas penelantaran bayi tersebut.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



