Jakarta, VIVA – Pengakuan mengejutkan tentang istri dari Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu yakni Sara Netanyahu tengah ramai dibahas. Disebut-sebut, Sara sering mengambil barang-barang dari hotel saat kunjungan resmi kenegaraan. Hal ini diungkap oleh mantan kepala tim pengamanan pribadi Benjamin Netanyahu, Ami Dror.
Dalam sebuah podcast bersama Maariv, Dror mengklaim bahwa ia menyaksikan langsung hadiah dan handuk hotel menghilang ketika mendampingi keluarga Netanyahu. Ia menegaskan bahwa hadiah-hadiah tersebut secara hukum merupakan milik negara, bukan milik pribadi keluarga perdana menteri.
“Saya sudah pernah mengatakan ini dan saya tetap pada pernyataan itu. Sara Netanyahu adalah seorang kleptomania,” kata Dror dikutip dari laman en.royanews.com, Senin 9 Februari 2026.
Ia menambahkan bahwa staf hotel kerap mempertanyakan keberadaan barang-barang yang hilang kepada tim pengamanan setelah keluarga Netanyahu meninggalkan hotel.
“Dia memiliki obesesi mencuri handuk dari hotel. Dia adalah tipe orang yang memanfaatkan setiap kesempatan untuk mencuri apapun yang bisa ia ambil dan ini bukan rahasia. Hadiah-hadiah menghilang, handuk-handuk hotel menghilang. Lalu kami sebagai tim keamanan meninggalkan tempat tersebut, setelah itu orang-orang di hotel bertanya, apa yang sebenarnya terjadi,” kata Dror.
Dror, yang kini dikenal sebagai salah satu tokoh protes terhadap rencana perombakan sistem peradilan pemerintah, juga menggambarkan Sara Netanyahu sebagai sosok yang sangat berpengaruh di dalam rumah tangga perdana menteri dalam beberapa tahun terakhir.
Ia menuding Sara berperan besar dalam menggagalkan kemungkinan kesepakatan pengakuan bersalah (plea deal) yang melibatkan Netanyahu, karena dorongan untuk mempertahankan kekuasaan.
Menurut Dror, Perdana Menteri Netanyahu secara bertahap meningkatkan peran dan citra publik istrinya dengan upaya menjadikannya figur politik.
“Dia mencoba menjadikan istrinya seperti Hillary Clinton. Tapi dia bukan Hillary Clinton,” ujarnya.
Hingga kini, keluarga Netanyahu belum memberikan tanggapan resmi atas tuduhan tersebut. Kantor Perdana Menteri juga belum mengeluarkan pernyataan.
Sara Netanyahu sebelumnya memang beberapa kali menjadi sorotan publik dan menghadapi kasus hukum terkait dugaan penyalahgunaan dana negara, meski ia membantah melakukan pelanggaran. Tuduhan terbaru ini kembali menambah panjang daftar kontroversi yang selama ini mengiringi keluarga perdana menteri Israel.




