JAKARTA, KOMPAS.TV - Kementerian Sosial (Kemensos) memastikan penyaluran bantuan sosial (bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) mulai bergulir pada Februari 2026.
Penyaluran tahap pertama ini mencakup periode triwulan satu, yakni Januari hingga Maret nanti, dengan target sasaran mencapai 18 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
Pemerintah berharap penyaluran ini dapat meningkatkan akses pangan, pendidikan, dan kesehatan bagi keluarga rentan, sekaligus mendorong pergerakan ekonomi lokal.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menyatakan pihaknya terus berupaya menekan angka kesalahan data penerima melalui digitalisasi Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).
Dalam sosialisasi di Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, Sabtu, Gus Ipul menyebut uji coba sistem baru di Kabupaten Banyuwangi menunjukkan hasil positif.
"Dari hasil uji coba, kesalahan data penerima bansos melalui PKH serta BPNT berkurang secara signifikan," kata Gus Ipul dikutip dari Antara, Sabtu (7/2).
Baca Juga: Mensos: Digitalisasi Bansos Tekan Eror Data dari 77 Persen Jadi 28 Persen
Kemensos berencana memperluas uji coba sistem digitalisasi ini ke 40 kabupaten/kota di seluruh Indonesia sepanjang 2026.
Rincian Nominal Bantuan
Besaran dana yang diterima masyarakat bervariasi bergantung pada jenis program dan komponen penerima. Untuk program BPNT, setiap KPM menerima Rp200.000 per bulan, sehingga total pencairan untuk periode tiga bulan mencapai Rp600.000.
Penulis : Danang Suryo Editor : Gading-Persada
Sumber : Kompas TV
- bansos pkh
- bpnt 2026
- cek bansos kemensos
- saifullah yusuf
- bantuan sosial cair februari
- kemensos

:strip_icc()/kly-media-production/medias/5496523/original/066199900_1770545104-image0.jpeg)



