MerahPutih.com - Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza mengaku geram dengan selebrasi penyerang Arema FC Gabriel Silva. Selebrasi gol kedua Gabi, panggilan pemain 28 tahun itu seperti mengejek tim Persija.
Hal ini disampaikan Mauricio Souza dalam sesi konferensi pers usai pertandingan. Laga pekan 20 Super League 2025/2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), kandang Persija berakhir untuk kemenangan Arema dengan skor 2-0.
Gabi memborong dua gol, masing-masing dicetak pada menit 82 dan 90+11.
“Pertandingan awalnya berjalan normal seperti saya bicara. Dua tim besar dengan situasi tidak sama di klasemen,” kata Mauricio Souza.
Mauricio Souza bersitegang dengan Gabriel Silva usai peluit panjang berbunyi.
Baca juga:
Senang dengan Cara Tim Persija Bermain Vs Arema FC, Mauricio Souza: Tapi Kami Harus Cetak Gol
“Ketika mereka bikin gol kedua, Gabriel lakukan sesuatu tidak pantas. Ia mengarah ke saya dan bench kita, melakukan sesuatu tidak baik seperti mengejek. Saya pikir itu, ia tidak menghargai lawan.”
A post shared by Indosiar Sports (@sports.indosiar)
Mauricio Souza menjelaskan bahwa Gabriel merupakan mantan pemainnya. Itu ketika menangani tim U-20 di Brasil.
“Saya sampai memanggil Dalberto, agar berbicara ke Gabriel untuk respek dan tidak melakukan seperti itu.”
“Setelah pertandingan, saya mau ke bench Arema untuk salam semua tim Arema, Gabriel datang ke saya dan berdebat. Ia tidak mengakui apa yang dilakukan.”
“Lalu, Marquinhos (Marcos Santos, pelatih Arema). Sama ketika kami bermain di Arema, mendatangai bench kami dan bicara suatu yang tidak baik. Pelatih kiper kami sampai jatuh. Ia bicara seperti ia lebih besar dari orang lain,” tambahnya.


