Sempat Ditodong Golok Saat Tertibkan PKL di Bekasi, Ini yang Dirasakan Wali Kota

kompas.com
4 jam lalu
Cover Berita

BEKASI, KOMPAS.com — Wali Kota Bekasi Tri Adhianto mengaku tidak merasa terancam meski sempat ditodong senjata tajam jenis golok oleh Barmizon (60), pedagang es kelapa, saat penertiban pedagang kaki lima (PKL) di Perumahan Duta Harapan, Bekasi Utara, Minggu (8/2/2026).

Tri menegaskan, dirinya sudah terbiasa menghadapi situasi serupa saat turun langsung ke lapangan sebagai kepala daerah.

"Enggak (terancam) juga, biasa saja. Karena saya kan orang lapangan ya. Saya sudah terbiasa ya menghadapi hal-hal yang seperti ini ya," ujar Tri saat ditemui Kompas.com di Plaza Pemerintah Kota Bekasi, Senin (9/2/2026).

Baca juga: Wali Kota Bekasi Ditodong Golok oleh Pedagang Saat Tertibkan PKL

Menurut Tri, sebelum penertiban dilakukan, pemerintah telah menyampaikan imbauan kepada para pedagang. Ia juga menginstruksikan petugas agar mengedepankan pendekatan persuasif dalam pelaksanaan penertiban.

“Kani sudah imbau dan petugas melakukan dengan persuasif. Tapi negara tidak boleh terus-menerus kalah oleh pelanggaran yang dibiarkan,” kata Tri.

Tri menegaskan, kehadirannya langsung di lokasi penertiban merupakan bentuk tanggung jawab sebagai Wali Kota Bekasi untuk memastikan aturan ditegakkan secara konsisten.

Ia menyebutkan, penataan kawasan, kebersihan lingkungan, penertiban reklame tak berizin, serta pengaturan ruang kota merupakan bagian dari instruksi langsung Presiden.

Terkait ancaman senjata tajam yang terjadi di lapangan, Tri menilai hal tersebut bukanlah hal utama yang perlu dikhawatirkan.

“Saya tidak khawatir pada goloknya. Yang saya khawatirkan kalau pelanggaran terus dibiarkan, lama-lama dianggap biasa. Dari situ muncul pembiaran, dan akhirnya orang merasa dirinya paling benar,” tegasnya.

Menurut dia, ketegangan dan kemarahan yang muncul saat penertiban merupakan akumulasi dari pembiaran pelanggaran yang berlangsung bertahun-tahun tanpa penindakan tegas.

“Saya rasa ekspresi kemarahan warga ini dampak dari pembiaran pelanggaran yang terlalu lama tidak ditindaklanjuti. Hari ini pemerintah mulai menertibkan secara konsisten, meski risikonya tidak kecil,” ujarnya.

Baca juga: Pedagang Es Kelapa yang Todongkan Golok ke Wali Kota Bekasi Minta Maaf

Usai insiden tersebut, Barmizon langsung ditangkap oleh Satreskrim Polres Metro Bekasi Kota untuk dimintai keterangan lebih lanjut. Kasie Humas Polres Metro Bekasi Kota AKP Suparyono mengatakan kasus itu telah ditangani kepolisian.

“Kejadian tersebut sudah ditangani dengan baik oleh Satreskrim Polres Metro Bekasi Kota. Kemarin sempat diamankan di Polsek Bekasi Utara. Sekarang sudah dipulangkan setelah menulis surat pernyataan dan video permintaan maaf," ujar Suparyono.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Menurut Suparyono, keputusan memulangkan Barmizon diambil dengan sejumlah pertimbangan, termasuk faktor usia dan kesadaran yang bersangkutan atas perbuatannya.

“Dengan pertimbangan yang bijak dan karena faktor usia serta sudah menyadari kesalahpahaman, maka yang bersangkutan sudah membuat pernyataan tidak akan mengulangi perbuatannya dan juga mengajukan permohonan maaf kepada petugas,” ujar Suparyono.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Reaktivasi Otomatis Peserta BPJS Kesehatan, Purbaya Siapkan Anggaran Rp15 Miliar
• 2 jam laluidxchannel.com
thumb
Jerry evaluasi total usai Satya Wacana kalah telak lawan Hornbills
• 18 jam laluantaranews.com
thumb
Polisi Terima Laporan Calo Tiket Final Futsal Piala Asia, Pelaku Bisa Dipidana?
• 8 jam lalukompas.com
thumb
Maia Estianty Tampil Elegan di Pengajian 7 Bulan Kehamilan Alyssa Daguise
• 23 jam lalukumparan.com
thumb
Polisi Usut Kasus Pelajar Siram Air Keras di Cempaka Putih, Korban Alami Luka di Mata
• 20 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.