Wali Kota Bekasi Tolak Laporkan Pedagang yang Acungkan Golok Saat Penertiban PKL

kompas.com
6 jam lalu
Cover Berita

BEKASI, KOMPAS.com - Wali Kota Bekasi Tri Adhianto memutuskan untuk tidak melaporkan tindakan penodongan golok yang dilakukan seorang pedagang es kelapa bernama Barmizon (60) saat kegiatan penertiban pedagang kaki lima (PKL) di Perumahan Duta Harapan, Kecamatan Bekasi Utara, Minggu (8/2/2026).

“Enggak ada laporan, aman. Karena kan menghadapi situasional itu kan harus dengan tenang ya. Dan kita kan juga sebagai aparatur tidak represif ya,” ujar Tri saat ditemui Kompas.com di Plaza Pemerintah Kota Bekasi, Senin (9/2/2026).

Tri mengaku tidak merasa terancam meski sempat ditodong senjata tajam saat berada di lokasi penertiban.

Baca juga: 3 Pelajar Penyiram Air Keras ke Siswa SMK Jakpus Kabur ke Luar Kota Sebelum Ditangkap

“Enggak (terancam) juga, biasa saja. Karena saya kan orang lapangan ya. Saya sudah terbiasa ya menghadapi hal-hal yang seperti ini,” kata Tri.

Menurut dia, penataan kawasan, kebersihan lingkungan, penertiban reklame tak berizin, serta pengaturan ruang kota merupakan bagian dari instruksi langsung Presiden Prabowo Subianto yang harus dijalankan pemerintah daerah.

Adapun ancaman yang sempat terjadi dinilai bukan hal utama yang perlu dikhawatirkan.

“Saya tidak khawatir pada goloknya. Yang saya khawatirkan kalau pelanggaran terus dibiarkan, lama-lama dianggap biasa. Dari situ muncul pembiaran, dan akhirnya orang merasa dirinya paling benar,” tegasnya.

Ia menilai ketegangan yang muncul di lapangan merupakan dampak dari pembiaran pelanggaran yang berlangsung bertahun-tahun tanpa penindakan tegas.

“Saya rasa ekspresi kemarahan warga ini dampak dari pembiaran pelanggaran yang terlalu lama tidak ditindaklanjuti. Hari ini pemerintah mulai menertibkan secara konsisten, meski risikonya tidak kecil,” ujarnya.

Baca juga: Pedagang Es Kelapa yang Acungkan Golok ke Wali Kota Bekasi Dibebaskan

Usai insiden tersebut, Barmizon langsung diamankan oleh Satreskrim Polres Metro Bekasi Kota untuk dimintai keterangan.

Kasi Humas Polres Metro Bekasi Kota AKP Suparyono memastikan kasus tersebut telah ditangani aparat kepolisian.

“Kejadian tersebut sudah ditangani dengan baik oleh Satreskrim Polres Metro Bekasi Kota. Kemarin sempat diamankan di Polsek Bekasi Utara. Sekarang sudah dipulangkan setelah menulis surat pernyataan dan video permintaan maaf,” ujar Suparyono.

Menurut Suparyono, keputusan memulangkan Barmizon diambil dengan sejumlah pertimbangan, termasuk faktor usia serta kesadaran yang bersangkutan atas perbuatannya.

“Dengan pertimbangan yang bijak dan karena faktor usia serta sudah menyadari kesalahpahamannya maka yang bersangkutan sudah membuat pernyataan tidak akan mengulangi perbuatannya juga mengajukan permohonan maaf kepada petugas,” ujarnya.

Sebelumnya, video insiden tersebut viral di media sosial Instagram @infobekasiutara. Dalam rekaman yang beredar, situasi sempat menegangkan ketika Barmizon diduga menolak lapaknya ditertibkan dan tiba-tiba mengeluarkan senjata tajam.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Baca juga: Jalan Rusak di Jakarta yang Kembali Merenggut Nyawa Pengendara...

Sejumlah petugas dan pejabat yang berada di lokasi tampak terkejut dan mundur beberapa langkah. Namun, situasi berhasil dikendalikan setelah dilakukan pendekatan persuasif dan negosiasi, sehingga tidak menimbulkan korban.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Daftar 7 Keluarga Terkaya Pengendali Keuangan Dunia
• 23 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Kematian Legal Manager Perusahaan PT Bososi Pratama Dilaporkan ke Komnas HAM
• 2 jam lalurealita.co
thumb
Grab Percepat Implementasi Teknologi Lidar di Asia
• 23 jam lalumedcom.id
thumb
Prospek Sektor Kesehatan Cerah, OMED Bidik Pendapatan Rp2,3 Triliun pada 2026 
• 2 jam laluidxchannel.com
thumb
Ribuan Warga Mengungsi Akibat Musibah Tanah Bergerak di Tegal
• 7 jam laluokezone.com
Berhasil disimpan.