Cuaca ekstrem hujan dan angin kencang di Kabupaten Sleman menyebabkan sejumlah pohon tumbang. Selain itu, dua orang dilaporkan meninggal dunia karena tersambar petir, Senin (9/2).
"Korban jiwa dua orang. Kapanewon (kecamatan) Seyegan di Klaci, Kalurahan Margoluwih dua orang MD (meninggal dunia) tersambar petir," kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Sleman, Bambang Kuntoro.
Bambang menjelaskan ada tiga orang yang tersambar petir. Satu orang selamat. Sementara yang meninggal dunia berinisial W (perempuan, 63 tahun) dan S (perempuan, 64 tahun). Korban selamat berinisial SA (perempuan, 72 tahun).
Ketiganya saat itu sedang menanam padi di sawah.
"Nanam padi di sawah, hujan istirahat di gubug kecil. Lalu tersambar petir," katanya.
Sejumlah pohon juga dilaporkan tumbang akibat cuaca ekstrem.
Pertama di Karangploso, Maguwoharjo, Kapanewon Depok, satu pohon tumbang menimpa atap bangunan parkiran..
"Kapanewon Mlati: di Sayidan, Sumberadi pohon tumbang melintang di jalan; di Cebongan Kidul Tlogoadi, pohon tumbang melintang di jalan," katanya.




