Bandarlampung (ANTARA) - Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Muhammadiyah Way Dadi 2, Anadia Disanda memastikan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) SDN 1 Way Dadi Kota Bandarlampung tetap berjalan pada Ramadhan mendatang.
"Terkait penghentian program MBG di SDN 1 Way Dadi, kami beritahukan pihak sekolah. Kemudian, kami janjikan Ramadhan mulai didistribusikan dan pihak sekolah setuju," katanya di Bandarlampung, Senin.
Baca juga: BGN sebut Lampung cepat dalam siapkan SPPG
Baca juga: Pemkot Bandarlampung targetkan SPPG siapkan 3.000 porsi
Dia menjelaskan bahwa penghentian sementara distribusi MBG di sekolah tersebut karena adanya peralihan dapur MBG yang sebelumnya SDN 1 Way Dadi menjadi tanggung jawab SPPG Sukarame 04 saat ini pindah ke SPPG Muhammadiyah Way Dadi 2.
"Memang ada pemerataan terhadap SPPG yang baru untuk mengisi penerima manfaat," kata dia.
Kebetulan, lanjut dia, SDN 1 Way Dadi dialihkan ke SPPG Muhammadiyah, sedangkan saat ini dapur MBG-nya sedang dalam persiapan dan memenuhi persyaratan yang berlaku.
"Saat ini kami sedang mempersiapkan penjamah makanan yang diverifikasi oleh Dinas Kesehatan. Kemudian, sedang menunggu sertifikasi uji laboratorium air," kata dia.
Baca juga: Anggota DPR RI: SPPG di Lampung Timur perlu "exhaust hood"
Menurutnya, tidak mungkin SPPG Muhammadiyah Way Dadi 2 langsung melakukan distribusi MBG ke penerima manfaat, sedangkan persyaratan belum dilengkapi.
"Nanti kalau jalan, sedangkan uji laboratorium air belum keluar, kalau ada kasus kejadian luar biasa (KLB) siapa yang mau tanggung jawab. Jadi, kami memang sedang mempersiapkan dapurnya terlebih dahulu, jika semua sudah terpenuhi, MBG segera didistribusikan," kata dia.
"Terkait penghentian program MBG di SDN 1 Way Dadi, kami beritahukan pihak sekolah. Kemudian, kami janjikan Ramadhan mulai didistribusikan dan pihak sekolah setuju," katanya di Bandarlampung, Senin.
Baca juga: BGN sebut Lampung cepat dalam siapkan SPPG
Baca juga: Pemkot Bandarlampung targetkan SPPG siapkan 3.000 porsi
Dia menjelaskan bahwa penghentian sementara distribusi MBG di sekolah tersebut karena adanya peralihan dapur MBG yang sebelumnya SDN 1 Way Dadi menjadi tanggung jawab SPPG Sukarame 04 saat ini pindah ke SPPG Muhammadiyah Way Dadi 2.
"Memang ada pemerataan terhadap SPPG yang baru untuk mengisi penerima manfaat," kata dia.
Kebetulan, lanjut dia, SDN 1 Way Dadi dialihkan ke SPPG Muhammadiyah, sedangkan saat ini dapur MBG-nya sedang dalam persiapan dan memenuhi persyaratan yang berlaku.
"Saat ini kami sedang mempersiapkan penjamah makanan yang diverifikasi oleh Dinas Kesehatan. Kemudian, sedang menunggu sertifikasi uji laboratorium air," kata dia.
Baca juga: Anggota DPR RI: SPPG di Lampung Timur perlu "exhaust hood"
Menurutnya, tidak mungkin SPPG Muhammadiyah Way Dadi 2 langsung melakukan distribusi MBG ke penerima manfaat, sedangkan persyaratan belum dilengkapi.
"Nanti kalau jalan, sedangkan uji laboratorium air belum keluar, kalau ada kasus kejadian luar biasa (KLB) siapa yang mau tanggung jawab. Jadi, kami memang sedang mempersiapkan dapurnya terlebih dahulu, jika semua sudah terpenuhi, MBG segera didistribusikan," kata dia.


