Tekan Kasus DBD, Kemenkes Andalkan Vaksin demi Target Nol Kematian 2030

disway.id
1 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID-- Demam Berdarah Dengue (DBD) masih menjadi ancaman serius kesehatan masyarakat di Indonesia dan kawasan tropis dunia. Secara global, kasus dengue mencapai lebih dari 390 juta infeksi setiap tahun. 

Faktor perubahan iklim, kepadatan penduduk, urbanisasi, serta tingginya mobilitas lintas negara membuat penyebaran penyakit ini semakin sulit dikendalikan, terutama di Asia Tenggara.

BACA JUGA:Hutama Karya Umumkan Penutupan Sementara Ruas Tol Terbanggi Besar–Pematang Panggang–Kayu Agung

BACA JUGA:GEGER! Bayi Baru Lahir dan Masih Hidup Sengaja Ditinggal di Apartemen Bekasi, Masih Ada Ari-Ari dan Tali Pusar

Direktur Penyakit Menular Kemenkes, Prima Yosephine, mengatakan bahwa dengue masih menjadi masalah kesehatan publik di kawasan ASEAN sehingga kerja sama lintas negara sangat mendesak. 

Indonesia pun mengambil peran sebagai tuan rumah forum pertama untuk mendorong pertukaran praktik terbaik dan menyusun gerakan kolektif pengendalian dengue," ujar Prima, di Jakarta, Senin, 9 Febuari  2026.

Untuk memperkuat respons regional, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI memimpin kolaborasi bersama Koalisi Bersama Lawan Dengue (KOBAR) dan mitra regional melalui Forum Regional Asia Tenggara untuk Pencegahan dan Pengendalian Dengue. 

Forum ini mempertemukan pembuat kebijakan dan pemangku kepentingan guna menyusun strategi bersama menuju target nol kematian akibat dengue pada 2030," katanya.

BACA JUGA:Pemerintah Mulai Hilirisasi Ayam Terintegrasi di Enam Daerah, PTPN IV PalmCo Siapkan Aset Lahan Strategis Saat Ground Breaking di Paser untuk Dukung S

BACA JUGA:Bocoran Menu MBG di Bulan Ramadan, Awet Tahan Lama untuk Disantap saat Berbuka

Kemenkes mengedepankan tiga pendekatan utama, yakni pengendalian lingkungan, pengendalian vektor nyamuk, serta perlindungan individu melalui vaksinasi. 

Selain itu, inovasi seperti metode Wolbachia terus diperluas. Program yang dimulai di lima kota sejak 2023 akan dilanjutkan bertahap hingga puluhan daerah, sambil mengevaluasi efektivitasnya.

Untuk vaksin dengue, Kemenkes telah memberikan izin penggunaan dan mendorong pemerintah daerah berinisiatif memasukkan vaksinasi ke program lokal, terutama di wilayah dengan kasus tinggi. Saat ini, 11 daerah menjalankan program percontohan dengan cakupan sekitar 80 persen.

BACA JUGA:Terjaring OTT KPK, MA Pastikan Pimpinan hingga Juru Sita PN Depok Diberhentikan

BACA JUGA:Heboh! Perkara Main Drum di Jakbar, Oknum Pengacara dan Tetangga Saling Lapor Polisi

  • 1
  • 2
  • »

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Suara Gempa Langit Terdengar ke Banyak Negara, Ilmuwan Ungkap Faktanya
• 14 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Kali Angke Tercemar Limbah Imbas Kebakaran Gudang Pestisida
• 8 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Tindaklanjuti Instruksi Presiden, TNI-Polri & Warga Bersihkan Sampah di Curuh Tangerang | KOMPAS PAG
• 15 jam lalukompas.tv
thumb
Kelakuan Ketua dan Wakil PN Depok Terbongkar: Minta Pelicin Buat Eksekusi Lahan
• 17 jam lalukompas.com
thumb
Juventus Bangkit dari Ketertinggalan, Imbangi Lazio 2-2 Lewat Gol Injury Time Kalulu
• 12 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.