CILACAP, KOMPAS.com - Es krim dan Pulau Nusakambangan, seperti dua buah frasa dengan makna yang begitu berbeda.
Es krim dikenal sebagai sajian dingin yang menyenangkan, disukai banyak orang, termasuk anak-anak.
Sedangkan Pulau Nusakambangan, sebagai sebuah tempat penghukuman, pulau yang ditempati oleh narapidana dengan risiko tinggi.
Pulau yang terletak di Cilacap, Jawa Tengah ini disebut-sebut sebagai tempat angker, tempat eksekusi para terpidana mati, para napi teroris, dan para gembong narkotika.
Rasanya tak mungkin frasa es krim dengan Pulau Nusakambangan bertemu dalam satu cerita.
Tapi hari ini berbeda. Kompas.com berkesempatan mengunjungi pulau dengan penjagaan keamanan ekstra ketat tersebut, dan bertemu dengan sajian dingin, lembut nan manis di tempat yang sama.
Kompas.com, bersama beberapa awak media mendatangi Pulau Nusakambangan pada Senin, (9/2/2026), bersama beberapa rekan Humas Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.
Baca juga: 220 Napi Berisiko Tinggi Lapas Cipinang Dipindahkan ke Nusakambangan
Tujuan kami adalah Lapas Kelas IIB Nirbaya, Nusa Kambangan. Akses ke tempat tersebut cukup menantang.
Jalanan menanjak dan meliuk-liuk mengharuskan kami berganti kendaraan dengan model Toyota Hilux untuk sampai ke lapas tersebut.
Di sepanjang jalan, hutan lebat dan cerita macan kumbang serta babi hutan menjadi bagian perjalanan.
Kabarnya, babi hutan masih sering lewat, pernah juga seekor kera tertabrak rombongan mobil pengawas yang melintas.
Rimba, hutan dimana-mana. Jika ada bangunan terlihat, di situ pasti ada jeruji dan kawat berduri.
Kurang lebih 10 menit perjalanan kami tempuh dari dermaga ke lokasi Lapas Nirbaya. Kami pun disambut Kepala Lapas Helmi Najih dan para warga binaan.
Saat tiba di sana, cuaca tak sepenuhnya terik, beberapa kali berawan, bahkan sempat turun hujan rintik. Namun cuaca yang tak menentu tak membuat para warga binaan di lapas tersebut ikut tak menentu.
KOMPAS.com/SINGGIH WIRYONO Para warga binaan Lapas Nirbaya, Nusakambangan saat berkegiatan mengolah singkong menjadi mocaf dan bahan dasar es krim, di Lapas Nurbaya, Nusakambangan,
Dengan baju berwarna biru hitam, bertuliskan "Warga Binaan Pemasyarakatan Lapas Kelas IIB Nirbaya", mereka cekatan membolak-balikkan ketela alias singkong yang tergelar di depan ruang pemrosesan.