Ukir Sejarah, 5 Atlet Sepak Takraw Sumbar Dipanggil Seleknas Asian Games 2026

tvrinews.com
16 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Tio Furqan Pratama

TVRINews, Padang

Prestasi membanggakan ditorehkan oleh cabang olahraga sepak takraw Sumatera Barat (Sumbar). Sebanyak lima atlet asal Ranah Minang secara resmi dipanggil oleh Pengurus Besar Persatuan Sepaktakraw Indonesia (PB PSTI) untuk mengikuti Seleksi Nasional (Seleknas) persiapan Asian Games 2026 Aichi–Nagoya, Jepang.

Pemanggilan ini tertuang dalam surat resmi PB PSTI Nomor 060/KU/PB.PSTI/II/2026. Kelima atlet tersebut dijadwalkan mengikuti rangkaian seleksi ketat di Jakarta selama empat hari, mulai 10 hingga 14 Februari 2026.

Adapun kelima atlet yang membawa harapan Sumbar tersebut adalah Syamsul Akmal (Tekong), Riyo Zuliya Wandra (Tekong), Zulfahmi (Pengumpan), Muhammad Iqbal (Smash) dan Syafril (Smash).

Bendahara PSTI Sumbar, Ria, menyebut pemanggilan lima atlet sekaligus ini sebagai sejarah baru bagi organisasi. Sebelumnya, Sumbar biasanya hanya mengirimkan satu wakil untuk proyeksi seleknas.

"Ini kejutan luar biasa. Selama saya di sepak takraw, baru kali ini lima atlet Sumbar diundang seleknas sekaligus. Kami berharap minimal satu regu dari Sumbar bisa menembus tim utama Asian Games," ungkap Ria, Senin, 9 Februari 2026.

Senada dengan hal itu, Ketua Pelatprov Sumbar, Dr. Risky, mengapresiasi konsistensi pembinaan di daerah. Namun, ia mengingatkan para atlet agar tidak cepat puas dan tetap menjaga disiplin selama di Jakarta.

"Jaga tekad dan kedisiplinan. Jangan tergoda untuk bersantai atau jalan-jalan. Fokus pada istirahat dan pola makan agar kondisi fisik tetap prima saat seleksi," tegas pria yang juga menjabat Wakil Sekretaris Umum Binpres KONI Sumbar tersebut.

Ketua KONI Sumbar, Hamdanus, mengaku optimis mengingat beberapa atlet yang dipanggil, seperti Syamsul Akmal, sudah memiliki rekam jejak medali di level internasional seperti SEA Games.

"Setelah taekwondo, kini kita berharap sepak takraw memberikan kabar gembira. Selain teknik, saya berpesan agar mereka menjaga mental. Dalam seleksi, ketenangan adalah kunci untuk mengeksekusi strategi tanpa melakukan kesalahan sendiri," tutur Hamdanus.

Sesuai prosedur, seluruh atlet diwajibkan sudah berada di Jakarta pada 10 Februari 2026. Atlet putra akan ditempatkan di Wisma Cempaka Putih, Jakarta Pusat, sementara atlet putri akan menempati Wisma UNJ, Rawamangun. Ketidakhadiran dalam jadwal yang ditentukan akan dianggap sebagai pengunduran diri dari proses seleksi.

Editor: Redaktur TVRINews

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Ubur-ubur Hantu Raksasa Ditemukan di Laut Dalam, Panjangnya Melebihi Bus Sekolah
• 8 jam lalukumparan.com
thumb
Istri Tak Diberi Perawatan Layak saat Sakit, Ibu Mertua ke Pesulap Merah: Kenapa Mempertahankan Tapi Tidak Diurus?
• 10 jam laluviva.co.id
thumb
Pupuk Indonesia dorong inovasi pertanian dan kemandirian pangan
• 13 jam laluantaranews.com
thumb
Jepang Kembali Aktifkan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Terbesar di Dunia
• 21 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Amazon Berencana Luncurkan Marketplace Konten AI
• 4 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.