PSN Merauke libatkan masyarakat Kampung Wanam

antaranews.com
6 jam lalu
Cover Berita
Jakarta (ANTARA) - Perwakilan Tim Proyek Wanam Gawang Kurniawan menegaskan bahwa keterlibatan masyarakat lokal menjadi perhatian dalam pelaksanaan Proyek Strategis Nasional (PSN) Merauke, Papua Selatan.

“Kita harus melibatkan masyarakat, dari marga-marga yang ada. Nanti mungkin kita bisa diskusi juga dengan masyarakat yang ada di sini,” ujar Gawang dalam keterangannya yang diterima di Jakarta, Senin.

Gawang mengatakan bahwa pihak pelaksana proyek berupaya untuk membangun sinergi dengan warga yang berada di Kampung Wanam yang terletak di Merauke, Papua Selatan.

“Untuk pekerja lokal, kami pasti ada, karena kami tahu harus bersinergi dengan masyarakat yang ada,” ucapnya.

Di Kampung Wanam, Distrik Ilwayab, Kabupaten Merauke, Papua Selatan, tuturnya, keterbatasan akses dan fasilitas masih menjadi bagian dari keseharian warga. Kampung yang relatif terisolasi itu kini mulai merasakan dampak kehadiran PSN yang membuka peluang kerja bagi masyarakat setempat.

Kepala Kampung Wanam Kosmas Serilius mengatakan keterlibatan warga lokal dalam PSN sudah mulai terlihat. Dari total 743 jiwa penduduk Kampung Wanam, sebagian telah bekerja di proyek tersebut dan peluang itu masih terbuka ke depan, khususnya bagi kalangan pemuda.

“Kami di sini 743 (jiwa), iya ada (warga yang bekerja di PSN). Mungkin ke depan kita pemuda juga banyak yang masuk kerja di sana,” ujar Kosmas.

Diwartakan sebelumnya, Deputi Manager Project WIKA Antonius Kurnianto mengatakan progres pembangunan tangki High Speed Diesel (HSD) di Merauke, Papua Selatan, telah mencapai 70 persen.

Antonius menjelaskan tangki HSD akan menjadi pusat distribusi bahan bakar untuk mendukung operasional kawasan PSN Wanam.

Sejumlah fasilitas utama, selain tangki HSD, adalah dermaga multipurpose (serbaguna) dan gudang serbaguna yang tengah dikerjakan.

Sementara itu, pembangunan dermaga jetty serbaguna di Kampung Wanam, Distrik Ilwayab, Kabupaten Merauke, Papua Selatan, telah mencapai progres 93 persen, dan ditargetkan mulai beroperasi pada Maret 2026.

Infrastruktur ini disiapkan sebagai pintu masuk utama logistik alat berat dan sarana produksi pertanian untuk mendukung proyek cetak sawah seluas 1 juta hektare di wilayah Merauke.

Di balik proyek PSN Wanam, terdapat peran swasta sebagai mitra pemerintah, salah satunya Jhonlin Group.

“Ini adalah tugas negara yang diberikan kepada saya,” kata Pengusaha Andi Syamsuddin Arsyad.

Baca juga: Dermaga logistik PSN Wanam capai 93 persen

Baca juga: Pembangunan jalan akses di Merauke dikebut dukung program food estate

Baca juga: Presiden Prabowo kunjungi Papua Selatan tinjau PSN ketahanan pangan


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Datang di Saat Genting, Dejan Tumbas Siap Bantu Persis Solo Bangkit di Super League
• 6 jam lalutvonenews.com
thumb
Ini Alasan Value Investor Borong Saham China (BABA dan JD) di Awal 2026
• 18 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Ketimpangan Tabungan Meningkat: Simpanan di Atas Rp1 Miliar Tumbuh, Saldo Rakyat Kecil Tergerus
• 21 jam lalusuara.com
thumb
Rapim TNI-Polri, Seskab Teddy Sebut Prabowo Minta Aparat Sigap Ketika Warga Butuh Bantuan
• 10 jam laluliputan6.com
thumb
Gempa 2,5 Magnitudo Guncang Pacitan
• 3 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.