Pertagas Alirkan Gas Bumi 3.800 MMBTUD ke KEK Sei Mangkei

bisnis.com
5 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA — PT Pertamina Gas (Pertagas) bersama anak usahanya PT Pertagas Niaga (PTGN) mengalirkan gas bumi ke Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei, Sumatra Utara.

Penyaluran dilakukan melalui jaringan pipa gas yang terhubung dengan ruas transmisi Arun–Belawan. Untuk menjangkau kawasan industri, dibangun tambahan pipa distribusi (extension) sebagai penguatan infrastruktur penyaluran gas bumi di wilayah tersebut.

Gas bumi tersebut disalurkan untuk kebutuhan operasional PT Evyap Sabun Indonesia (ESI), perusahaan yang bergerak di sektor oleochemical. Distribusi dilakukan bertahap hingga mencapai volume 3.800 MMBTUD.

President Director PT Pertagas Niaga, Toto Yulianto, mengatakan penyaluran gas ke KEK Sei Mangkei menjadi bagian dari upaya memperluas pemanfaatan gas bumi di sektor industri.

“Penyaluran gas bumi di KEK Sei Mangkei diharapkan meningkatkan keandalan pasokan energi di kawasan industri strategis sekaligus memperkuat daya saing industri hilir berbasis kimia dan oleochemical,” kata Toto dalam keterangan resminya, Senin (9/2/2026).

Dia menambahkan, penggunaan gas bumi juga berkaitan dengan dorongan efisiensi dan upaya penurunan emisi di sektor industri.

Baca Juga

  • Pertagas Salurkan 125 MMscfd Gas ke Kilang RDMP Balikpapan
  • Pertagas Raih Penghargaan Tertinggi di CSR PDB Award 2025
  • Pertagas Catat Lonjakan Pelanggan, Perkuat Peran di Pasar Energi Nasional

“Kami percaya pemanfaatan gas bumi dapat membantu industri oleochemical tumbuh lebih efisien sekaligus mendukung target dekarbonisasi industri nasional,” kata Toto.

Dari sisi infrastruktur, Corporate Secretary PT Pertamina Gas, Sulthani Adil Mangatur, menjelaskan bahwa jaringan pipa Arun–Belawan menjadi tulang punggung penyaluran gas ke wilayah tersebut.

Penambahan pipa extension ke KEK Sei Mangkei dilakukan untuk mengakomodasi pertumbuhan kebutuhan energi industri.

“Pengembangan dan pengoperasian infrastruktur pipa gas ini menjadi bagian dari penguatan jaringan gas bumi nasional sekaligus mendukung transisi energi,” ujar Sulthani.

Dia menilai pemanfaatan gas bumi dapat membantu industri menekan emisi karbon serta meningkatkan efisiensi biaya produksi, terutama di kawasan industri yang berkembang pesat seperti KEK Sei Mangkei.

Sepanjang 2025, volume transmisi gas pada jaringan yang dikelola Pertagas tercatat melampaui 1.500 MMSCFD atau tumbuh sekitar 4 persen dibandingkan 2024. Pertumbuhan tersebut mencerminkan peningkatan pemanfaatan gas bumi di berbagai sektor industri.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Prabowo Kumpulkan Petinggi TNI-Polri di Istana, Beri Arahan Khusus
• 22 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
PSMS Dapat Durian Runtuh! Gaet Clayton da Silva Muntahan Persis, Bahu-membahu Eks PSM Erwin Gutawa di Medan
• 23 jam laluharianfajar
thumb
Pantas Timnas Indonesia U-17 Kalah Telak, Nova Arianto Blak-blakan Akui Skuadnya Pemain Minim Jam Terbang
• 20 jam lalutvonenews.com
thumb
Jarang Shalat tapi Matinya Bisa Mulia, Apa Amalannya? Begini Penjelasan Buya Yahya
• 5 jam lalutvonenews.com
thumb
BRIN undang peneliti dunia perkuat pemuliaan spesies pisang dunia
• 21 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.