BI DKI: Strong Leadership Gubernur Bikin Ekonomi Jakarta Kuartal IV/2025 Melejit 5,71%

bisnis.com
18 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA - Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) DKI Jakarta mengungkapkan salah satu faktor pendorong ekonomi Jakarta kuartal IV/2025 bisa melejit hingga 5,71% (year on year/yoy). 

Kepala KPw BI DKI Jakarta Iwan Setiawan menyatakan bahwa kepemimpinan yang kuat dari kepala daerah, yakni Gubernur Jakarta Pramono Anung, menjadi salah satu indikator kebangkitan ekonomi Jakarta pada akhir tahun lalu.

Mengacu dari data badan Pusat Statistik (BPS), pertumbuhan ekonomi DKI Jakarta sempat berada di bawah 5% atau tepatnya 4,9% (yoy) pada kuartal III/2025. 

"Kenapa DKI Jakarta bisa keluar dari koreksi pertumbuhan ekonomi yang dalam pada saat itu sampai 4,9% kemudian naik menjadi 5,71%? Salah satu [faktor pendorong] yang utama karena DKI Jakarta punya strong leadership (kepemimpinan kuat dari Gubernur dan Wagub)," kata Iwan saat media briefing di Jakarta, Senin (9/2/2025). 

Lebih lanjut, Iwam menganalisis pertumbuhan ekonomi Jakarta pada kuartal III/2025 mengalami koreksi lantaran dampak aksi demonstrasi dan kerusuhan yang terjadi pada akhir Agustus 2025. 

Meski demikian, dia mengatakan dampak negatif tersebut tidak berlarut-larut lantaran adanya kepemimpinan kuat dari Gubernur Jakarta Pramono Anung dan dukungan stakeholders di wilayah Jakarta. 

Baca Juga

  • BI Jakarta Buka Suara soal Viral Fenomena Rojali & Rohana
  • OPINI : Menjadikan Atraksi Wisata Mesin Pertumbuhan Ekonomi
  • Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi RI Teranyar usai PDB 2025 Tumbuh 5,11%

Iwan memaparkan bahwa Gubernur Pramono mengambil keputusan untuk tetap mengadakan hari bebas kendaraan bermotor atau car free day (CFD) pada periode usai meletusnya kerusuhan di beberapa wilayah di Jakarta. Tak diduga, masyarakat tetap beraktivitas di luar rumah, meskipun banyak fasilitas umum yang dirusak oknum tak bertanggung jawab. 

Bukan itu saja, dia mengungkapkan slogan "Jaga Jakarta" yang digaungkan oleh Pemprov DKI Jakarta ternyata sukses membuat masyarakat hingga pelaku usaha tetap beraktivitas sehingga perekonomian kembali berputar dengan cepat.

"Seminggu setelah kerusuhan, Pak Gub [Pramono] memberikan komando CFD tetap jalan. Dengan adanya keyakinan itu, pemimpin dan institusi lain itu firm, tagline Jaga Jakarta itu dikawal langsung oleh pemimpin kita," ungkapnya. 

Dengan keamanan yang terjamin, kata Iwan, industri, dunia usaha, UMKM, serta pelaku ekonomi di Jakarta berani bergerak lebih cepat untuk beroperasi normal sehingga pertumbuhan ekonomi di Jakarta yang menjadi barometer nasional dapat kembali melesat.

"Dari sisi keamanan, kita punya garansi dari pemimpin [Gubernur], sehingga ekonomi itu mudah dan cepat bergerak. UMKM bergerak, makan minum, fesyen, transportasi, bahkan media bergerak. Semua itu menyebabkan ekonomi Jakarta bergeliat lebih cepat," imbuhnya. 

Dampak kebijakan Gubernur Jakarta yang menebar optimisme di masyarakat ternyata juga berdampak pada perekonomian Jakarta hingga akhir tahun. 

Mengacu pada data Badan Pusat Statistik (BPS), pertumbuhan ekonomi Jakarta sepanjang 2025 atau full year mencapai 5,21% (yoy) angka tersebut lebih tinggi dibandingkan capaian nasional sebesar 5,11%. 


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
IHSG Terus Melaju Naik 1,13% Usai FTSE Umumkan Tunda Review Indeks
• 13 jam lalubisnis.com
thumb
Dirut dan Komisaris Dana Syariah Indonesia Ditahan, Terkait Kasus Dugaan Penipuan Rp2,4 Triliun
• 15 jam lalurctiplus.com
thumb
Andre Rosiade Bagikan Sembako-Ungkap Progres Pembangunan di Batung Taba
• 3 jam laludetik.com
thumb
Harga Emas Antam Naik Rp14 Ribu Jadi Rp2,954 Juta
• 15 jam lalumetrotvnews.com
thumb
KRL Jurusan Jakarta-Bogor Keluarkan Asap dari Mesin, Penumpang Langsung Dievakuasi
• 6 jam laluliputan6.com
Berhasil disimpan.