FAJAR, MAROS – Ketersediaan data spasial yang akurat menjadi faktor penting dalam perencanaan pembangunan desa. Menyadari hal tersebut, Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Inovasi Daerah Gelombang 115 Universitas Hasanuddin (Unhas) menyerahkan Peta Administrasi Desa kepada Pemerintah Desa Pattontongan, Kecamatan Mandai, Kabupaten Maros.
Program ini menjadi salah satu unggulan mahasiswa dalam mendukung tertib administrasi pemerintahan desa. Penanggung jawab program sekaligus
Koordinator Desa (Kordes), Joe Naldy Efrain, menjelaskan bahwa peta tersebut dirancang khusus untuk memvisualisasikan batas-batas wilayah secara jelas. Dokumen visual ini memuat informasi detail mulai dari batas desa, pembagian dusun, hingga titik persebaran fasilitas umum yang vital bagi masyarakat.
“Peta administrasi ini kami susun dengan mempertimbangkan kebutuhan desa akan data wilayah yang jelas dan terintegrasi. Harapannya, peta ini dapat digunakan sebagai rujukan dalam pengambilan kebijakan serta mempermudah identifikasi potensi desa,” ujar Joe.
Lebih lanjut, Joe menegaskan bahwa inisiatif ini bukan sekadar pemenuhan program kerja semata. Peta yang diserahkan diharapkan menjadi aset data berkelanjutan yang dapat membantu pemerintah desa dalam menyusun rencana pembangunan yang lebih terarah.
“Kami berharap peta ini benar-benar dimanfaatkan dalam pelayanan publik. Dengan adanya informasi spasial yang tersaji sistematis, desa diharapkan semakin siap merencanakan pengembangan wilayah ke depan,” tambahnya.
Kehadiran peta administrasi ini disambut baik oleh pihak pemerintah desa setempat. Dokumen visual tersebut dinilai sangat membantu dalam melengkapi data administratif desa yang selama ini dibutuhkan, sekaligus menjadi bentuk sinergi positif antara perguruan tinggi dan masyarakat dalam mendorong tata kelola pemerintahan yang lebih modern dan informatif. (*)
Penulis: Tunggal Utama Ramadhan. SHS
Mahasiswa Magang Fajar, Universitas Hasanuddin





