Era Baru Infrastruktur Data Pintar di NetApp Insight Xtra Singapore 2026

medcom.id
14 jam lalu
Cover Berita
Singapura: Andrew Sotoropoulos, Vice President dan General Manager NetApp APAC, membuka keynote NetApp Insight Xtra Singapore 2026 dengan menekankan bahwa data adalah fondasi utama dari seluruh pengetahuan dan proposisi nilai perusahaan.
 
Ia menjelaskan bahwa visi NetApp saat ini berfokus pada pembangunan lingkungan data yang krusial bagi masa depan kecerdasan buatan, mengingat teknologi telah berkembang pesat dalam sepuluh tahun terakhir. Namun, tantangan besar muncul karena sekitar 80 persen waktu dalam proyek AI seringkali terbuang hanya untuk menyiapkan data agar siap digunakan.
 
Oleh karena itu, NetApp memperkenalkan visi infrastruktur data pintar yang memungkinkan pelanggan mengelola data tidak terstruktur seperti video dan dokumen melalui platform data terpadu.

Dalam kesempatan tersebut, NetApp secara resmi memperkenalkan NetApp Data Platform yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan infrastruktur di lingkungan pengiriman melalui tiga kapabilitas utama.
 
Pertama adalah NetApp AFX Series, sebuah sistem infrastruktur data yang menyatukan node akses flash terbaru dengan node proses seperti GPU NVIDIA ke dalam satu sistem virtual yang aman.
 
Kedua adalah Mesin Metadata, perangkat lunak pintar yang terintegrasi dengan ONTAP untuk mengorganisasi data dengan tagging khusus dan menjaga sinkronisasi metadata secara real-time. Terakhir, NetApp Data Engine hadir untuk menggabungkan inovasi NetApp dengan platform AI NVIDIA guna mengubah data mentah menjadi data siap AI di seluruh ekosistem hybrid cloud.
 
Kolaborasi dengan NVIDIA menjadi sorotan utama. Dalam video singkat, CEO NVIDIA Jensen Huang menyatakan bahwa kemitraan ini merupakan upaya untuk menginventarisasi penyimpanan AI untuk pertama kalinya dalam sejarah. Huang menekankan bahwa dengan platform tunggal ini, perusahaan dapat mengurus data multimedia dan multimodal yang 90 persen di antaranya tidak terstruktur secara konsisten di semua cloud.
 
Keandalan teknologi ini juga diperkuat oleh testimoni dari Agensi Luar Negeri Eropa (ESA) yang telah bekerja sama selama 20 tahun tanpa pernah kehilangan data saat memetakan jutaan galaksi. Sotiropoulos menutup dengan menegaskan bahwa era platform data unifikasi adalah solusi kritikal untuk mengubah data menjadi pengetahuan yang mampu meningkatkan produktivitas serta tujuan bisnis pelanggan.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MMI)

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Foto: Belajar Tak Kenal Usia, Sekolah Lansia Jambi Wisuda 158 Peserta
• 7 jam lalukumparan.com
thumb
Atraksi Menunggangi Gajah Secara Resmi Dilarang di Indonesia
• 12 jam lalukumparan.com
thumb
Kapolri Perkuat Desk Ketenagakerjaan Polri untuk Dorong Pertumbuhan Ekonomi
• 1 jam laludetik.com
thumb
Libur Nasional dan Cuti Bersama Februari 2026, Ada Long Weekend Mulai Akhir Pekan Ini
• 17 jam lalukompas.tv
thumb
Resmikan Poliklinik Baru, Bupati Bintan Dorong Pelayanan Maksimal
• 13 jam lalutvrinews.com
Berhasil disimpan.