Bola.com, Sleman - PSS Sleman menatap putaran ketiga Pegadaian Championship 2025/2026 dengan beban berat. Tim berjuluk Super Elang Jawa itu harus menjalani fase krusial tersebut tanpa dukungan suporter di Stadion Maguwoharjo.
PSS mendapat sanksi dari Komite Disiplin (Komdis) PSSI dan I.League selaku operator kompetisi, berupa larangan menggelar pertandingan dengan penonton sebanyak empat kali laga home.
Penyebabnya adalah insiden penyemprotan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) yang dilakukan oknum suporter saat PSS menjamu Barito Putera pada pekan ke-18 Pegadaian Championship di Stadion Maguwoharjo, Sabtu (31/1/2026) malam WIB.
"Saya tidak bisa bicara banyak soal itu karena kami tidak setuju. Kami mencoba untuk memperjuangkannya, jadi itu kenapa saya tidak bisa berbicara banyak soal itu," ujar Direktur Teknik PSS, Pieter Huistra.
Selain hukuman larangan empat pertandingan kandang tanpa penonton, tim berlogo Candi tersebut juga terkena denda Rp15 juta.



