Pantau - Acara bersepeda bersama yang digelar pada Minggu, 8 Februari 2026 di Pulau Belitung menjadi penanda dimulainya rangkaian GFNY Belitung 2026, ajang sepeda internasional yang menggabungkan olahraga dan wisata alam.
Rute Ikonik dan Dukungan LokalPara peserta memulai perjalanan dari Bundaran Batu Satam, titik nol kilometer Belitung, dan melintasi rute yang menggabungkan kawasan kota, pedesaan, serta deretan pantai yang masih asri dan bersih.
Rute yang dilalui mencakup Tanjung Pendam, Sentra Batik Sepiak Belitung, area depan Hotel Sheraton Belitung Resort, Pantai Tanjung Kelayang yang terkenal dengan Batu Garuda, hingga Pantai Tanjung Tinggi yang ikonik.
Titik akhir dari kegiatan group ride ini berada di Hotel Fairfield by Marriot Belitung.
"Seperti kata Bapak Bupati, Belitung siap menyambut dunia. Dan kami melihat bahwa potensi wisata Belitung ini begitu luar biasa, kelas dunia, dan tentunya akan memanjakan GFNY Riders baik Indonesia maupun mancanegara," ungkap Founder GFNY Indonesia, Axel Moeller, di Jakarta, Selasa.
Ia juga mengucapkan terima kasih atas sambutan hangat dari Pemkab Belitung, pelaku usaha, komunitas sepeda roadbike, dan masyarakat setempat.
Menuju GFNY Asia Championship dan New YorkAcara ini menandai pembukaan resmi GFNY Belitung 2026 yang akan digelar pada 21 Juni 2026, sekaligus menjadi ajang GFNY Asia Championship 2026 yang diikuti peserta dari berbagai negara.
Pemenang kategori overall male dan overall female akan secara otomatis dinobatkan sebagai juara Asia.
Mereka juga akan mendapatkan hadiah berupa tiket lomba, akomodasi hotel, dan tiket penerbangan pulang-pergi gratis untuk mengikuti GFNY World Championship 2026 di New York, Amerika Serikat.
Dalam sambutan virtual, Bupati Belitung Djoni Alamsyah menekankan bahwa Belitung adalah destinasi bersepeda yang menawarkan pengalaman alam dan sejarah yang tak tertandingi.
Ia menyebutkan bahwa para peserta dapat menikmati kenyamanan bersepeda sambil menelusuri Geopark Belitong, lanskap batu granit purba, laut biru jernih, serta udara terbersih di Indonesia.
"Satu hari di Belitung, akan menambah satu jam kualitas hidup anda," ujarnya.




