Tegang! Pesawat Pengintai AS Terbang di Dekat Iran

detik.com
6 jam lalu
Cover Berita
Washington DC -

Pesawat pengintai maritim P-8A Poseidon milik Angkatan Laut Amerika Serikat (AS) terdeteksi mengudara di dekat Iran, bahkan bolak-balik, pekan ini. Terdeteksinya pesawat pengintai maritim ini bersamaan dengan pengerahan aset militer besar-besaran AS ke Timur Tengah, tepatnya di dekat Iran.

Presiden AS Donald Trump mengatakan pada akhir Januari lalu bahwa "armada besar" dan kapal-kapal "sangat besar, sangat kuat" sedang berlayar ke Iran. Dia juga mengharapkan agar AS tidak perlu menggunakan aset-aset militernya tersebut, saat Trump mempertimbangkan serangan terhadap Teheran.

AS mengerahkan kapal induk USS Abraham Lincoln berserta tiga kapal penghancur rudal -- USS Frank E Petersen Jr, USS Michael Murphy, dan USS Spruance -- ke Laut Arab pada akhir Januari saat ketegangan dengan Iran meningkat. Dua kapal perang AS di antaranya terdeteksi berlayar di dekat Selat Hormuz, satu kapal lainnya di Laut Merah.

Di tengah ancaman perang, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengakui pada Minggu (8/2) bahwa AS sedang membangun kekuatan armada militer di kawasan tersebut, namun juga menegaskan: "Pengerahan militer mereka di kawasan itu tidak membuat kami takut."

Baca juga: Iran Tegaskan Selalu Tempuh Diplomasi Tapi Tetap Siap Berperang

Berdasarkan informasi dari open source intelligence (OSINT) Flightradar23, seperti dilansir NDTV dan airforce-technology.com, Selasa (10/2/2026), sebuah pesawat P-8A Poseoidon milik Angkatan Laut AS terbang berulang kali pada rute yang sama, bolak-balik, berpatroli di wilayah maritim antara Bahrain dan Uni Emirat Arab. Kedua negara itu terletak di sebelah selatan daratan Iran.

Terlepas dari sebagian besar platform militer AS yang berada di daratan, data dari OSINT itu dinilai menunjukkan upaya militer AS untuk memantau Teluk Persia, yang juga terletak di sebelah selatan Iran.

Tidak hanya P-8A Poseidon, sebuah pesawat KC-135 Stratotanker yang merupakan pesawat pengisi bahan bakar di udara juga terdeteksi terbang sebentar di dekat Iran. Pergerakan pesawat KC-135 itu dinilai aneh.




(nvc/ita)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Momen Legendaris di Stadion San Francisco Bay
• 23 jam lalutvrinews.com
thumb
Proyek Biorefinery Cilacap, Jalan Pertamina Olah Jelantah jadi Energi Aviasi untuk Berkelanjutan
• 23 jam laluliputan6.com
thumb
Ide Ngabuburit Seru ala Nycta Gina: Bikin Takjil Bareng Anak Agar Tetap Kreatif
• 25 menit lalurepublika.co.id
thumb
Jamdatun Tak Jadi Bersaksi di Sidang Ekstradisi Tannos, Begini Alasan Kejagung
• 5 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Ramalan Zodiak Pisces Bulan Februari 2026
• 1 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.