Dominasi penguasaan bola hingga 82 persen tak mampu membuat Macan Kemayoran menuntaskan pertarungan melawan Arema FC dengan kemenangan. Tim tamu justru mampu mencetak dua gol melalui aksi Gabriel Silva Costa pada menit ke-82 dan 90+11.
Hasil minor ini tentu membuat pelatih Mauricio Souza kecewa. Target tiga poin untuk menjaga jarak aman di jalur juara pun pupus.
“Saya rasa kami tidak berhasil memanfaatkan ruang-ruang yang ditinggalkan Arema. Kami sebenarnya sudah tahu ruang mana yang harus dieksplorasi, kami menerima bola di ruang-ruang itu, tetapi pengambilan keputusan dan aspek teknis benar-benar sedikit merugikan tim kami di babak pertama. Di babak kedua saya mengganti posisi Maxwell (Souza) dengan Alaeddine (Ajaraie). Kami meningkat cukup banyak. Kami menguasai permainan sepenuhnya. Mereka hanya keluar lewat bola-bola panjang, mencoba mengeksplorasi serangan balik. Kami terus berada di area menyerang, mencari gol,” kata Mauricio Souza usai laga.
Baca Juga :
Persija vs Arema: Macan Kemayoran Keok dari Singo Edan di Kandang“Mungkin kami tidak cukup baik dalam menyerang sambil bertahan, dan akhirnya itu memungkinkan mereka melakukan serangan balik dan mencetak gol. Babak kedua dari tim kami sangat bagus, meskipun kami kebobolan. Namun, babak pertama memang jauh dari yang diharapkan,” lanjutnya.
Sementara itu, Dony Tri Pamungkas menekankan bahwa solusi atas kelemahan tim harus segera ditemukan.
“Semua pemain sudah bekerja keras pada pertandingan ini, dan memang bukan hasil yang kami inginkan. Namun, kami harus terus bergerak maju. Yang pasti, kami akan mengevaluasi apa yang perlu dievaluasi dan fokus pada pertandingan selanjutnya,” ucap Dony.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ASM)





