Liputan6.com, Jakarta - Gerakan Penanaman 201.274 Pohon Serentak dilakukan di 11 kabupaten/kota Jambi untuk memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Provinsi Jambi yang ke-69, pada Jumat 6 Januari 2026.
Kegiatan ini diinisiasi oleh Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) sebagai bagian dari aksi nyata pemulihan ekosistem.
Advertisement
Staf Ahli Menteri Lingkungan Hidup (Menteri LH) Bidang Kelestarian Sumber Daya Keanekaragaman Hayati dan Sosial Budaya Nur Adi Wardojo mengatakan, gerakan ini memiliki peran yang krusial bagi kehidupan.
"Gerakan penanaman pohon di sempadan sungai dan areal terbuka memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem sekaligus melindungi masyarakat dari risiko banjir dan longsor," ujar Nur Adi, dilansir Liputan6.com dari laman resmi Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) www.kemenlh.go.id, Jumat 6 Februari 2026.
Ia menambahkan, wilayah sungai perlu dijaga agar tidak kehilangan fungsi semestinya.
"Kawasan sempadan sungai merupakan ruang penyangga yang harus dijaga agar fungsi ekologisnya tetap optimal," ucap Nur Adi.
Banyaknya angka penanaman pohon ini adalah pesan tegas, bahwa rehabilitasi lahan dan daerah aliran sungai bukan lagi pilihan, melainkan keharusan untuk meningkatkan daya dukung lingkungan bagi generasi mendatang.
Menurutnya, gerakan ini menjadi simbol dukungan penuh pemerintah pusat terhadap inisiatif lokal.
"Selain itu, agenda ini bukan hanya sekadar seremoni ulang tahun, melainkan upaya kolektif memulihkan nadi Jambi yang kian rentan tergerus zaman," kata Nur Adi.




