Rektor UGM, Ovi Emilia, menyebut banyak universitas yang dilema. Mereka menerima mahasiswa jalur afirmasi daerah 3T (Tertinggal, Terdepan, Terluar), namun banyak yang tak kembali ke daerahnya saat lulus.
“Saya merasa universitas kadang kala bertepuk sebelah tangan, maksud saya begini, kami sudah menerima afirmasi tapi setelah lulus mereka tidak kembali ke daerahnya,” ucap Ovi saat rapat bersama Komisi X DPR di Gedung DPR, Selasa (10/2).
Menurutnya, universitas menerima mereka agar ketika lulus bisa kembali ke daerah masing-masing dan membantu untuk membangunnya.
“Wong kita itu juga memberikan kesempatan itu kan dengan maksud adalah untuk supaya yang bersangkutan membangun daerahnya,” ucap Ovi.
Ia pun menilai seharusnya Pemerintah Daerah (Pemda) ikut dalam pendanaan pendidikan mahasiswa yang berasal dari daerahnya. Menurutnya, dengan begitu, para mahasiswa menjadi punya tanggung jawab untuk pulang membangun daerahnya.
“Saya kira ini juga perlu dikembangkan bahwa Pemda juga mengalokasikan dana sehingga mereka juga punya komitmen untuk pengembangan SDM di situ,” ucap Ovi.
“Dan juga bertanggung jawab untuk menempatkan apabila mereka sudah lulus ya,” tandasnya.





