UN Women Indonesia Perkuat Aksi Iklim Responsif Gender Berbasis Orang Muda

metrotvnews.com
5 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: UN Women Indonesia bersama Green Welfare Indonesia meluncurkan toolkit berjudul “Aksi Iklim Orang Muda yang Responsif Gender di Indonesia: Panduan Praktis Implementasi Proyek Komunitas yang Inklusif." Toolkit ini ditujukan untuk mendukung inisiatif aksi iklim orang muda yang lebih adil dan inklusif, khususnya bagi perempuan dan anak perempuan.

Toolkit tersebut dikembangkan secara kolektif oleh orang muda dan diperkaya dengan praktik baik serta masukan dari organisasi yang bergerak di isu lingkungan hidup dan kesetaraan gender. Proses penyusunannya juga melibatkan konsultasi dengan kelompok orang muda melalui mekanisme partisipasi terbuka.

Dalam siaran pers yang diterima Metrotvnews.com, Selasa, 10 Februari 2026, panduan ini menyajikan langkah demi langkah perencanaan, pelaksanaan, pemantauan, hingga pembelajaran proyek aksi iklim dengan mempertimbangkan dinamika gender, norma sosial, serta akses terhadap sumber daya di tingkat lokal.

Isi utama toolkit mencakup siklus proyek dari pemahaman konteks hingga perluasan dampak, alat analisis gender dan iklim, pemetaan risiko, analisis pemangku kepentingan, serta refleksi proyek. Sejumlah contoh praktik baik aksi iklim orang muda di Indonesia turut dimuat sebagai rujukan.

Peluncuran toolkit dilatarbelakangi tingginya risiko bencana di Indonesia. Berdasarkan World Risk Index 2025, Indonesia menempati peringkat ketiga negara dengan risiko bencana tertinggi di dunia.

Sementara itu, data Badan Nasional Penanggulangan Bencana menunjukkan perempuan memiliki risiko hingga 14 kali lebih tinggi menjadi korban bencana dibandingkan laki-laki, menandakan dampak krisis iklim yang tidak setara.

Deputi Bidang Kesetaraan Gender Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Amurwani Dwi Lestariningsih, menyebut peluncuran toolkit ini hadir pada momentum penting saat Indonesia memperkuat komitmen iklim nasional dan global. Ia menegaskan pemerintah akan terus mendorong integrasi perspektif gender dalam kebijakan pembangunan nasional maupun daerah. Aksi Iklim Berbasis Kepemudaan Inklusif Peluncuran toolkit dilanjutkan dengan diskusi panel bertajuk “Youth-Led Gender-Responsive Climate Action and National Targets: Where Do They Meet?” yang menghadirkan perwakilan orang muda penyusun toolkit, pemerintah, serta organisasi non-profit. Diskusi tersebut membahas kontribusi aksi iklim orang muda terhadap pencapaian target iklim nasional.

Selain itu, lokakarya yang melibatkan 31 orang muda dari berbagai daerah di Indonesia juga digelar untuk mempraktikkan pembelajaran dalam toolkit, mulai dari analisis gender dasar, perancangan proyek iklim inklusif, hingga strategi perluasan dampak dan penguatan jejaring lintas daerah.

Head of Programmes UN Women Indonesia, Dwi Yuliawati, menyatakan orang muda merupakan kelompok yang paling merasakan dampak kebijakan iklim saat ini. Menurutnya, toolkit ini bertujuan memastikan perspektif perempuan muda tercermin dalam kebijakan serta praktik nyata di tingkat komunitas.

Sementara itu, pendiri Green Welfare Indonesia, Nala Amirah, menekankan pendekatan responsif gender seharusnya menjadi standar dasar dalam proyek komunitas. Tantangan ke depan, menurutnya, adalah memastikan partisipasi orang muda dan perempuan menghasilkan dampak berkelanjutan, bukan sekadar proses.

Toolkit ini dikembangkan sebagai bagian dari program EmPower: Women for Climate-Resilient Societies (Phase II) yang diimplementasikan oleh UN Women bersama United Nations Environment Programme (UNEP).

Program tersebut berfokus pada penguatan aksi iklim responsif gender, peningkatan peran perempuan dalam pengambilan keputusan lingkungan, serta pengembangan mata pencaharian yang tangguh terhadap perubahan iklim.

Baca juga:  Indonesia Teratas! Ini 7 Negara dengan Kepedulian Tertinggi terhadap Krisis Iklim


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Padma Wedding Expo 2026 Hadirkan Beragam Vendor Pernikahan di Semarang
• 9 jam lalubisnis.com
thumb
PBB: Kekurangan air parah di Gaza masih berlanjut
• 15 jam laluantaranews.com
thumb
Ekonomi kemarin, soal BPJS hingga demutualisasi BEI
• 18 jam laluantaranews.com
thumb
Qatar Open 2026: Janice Tjen Menang, Haddad Maia Punya Masalah Kesehatan Mental
• 14 jam lalugenpi.co
thumb
Kenali Tim Maung ASRI, Tim Pemkot Depok yang Siap Tangani Sampah hingga Baliho Miring
• 14 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.