Cerita Warga Saksikan Mahasiswi di Yogya Tabrak dan Hentikan Jambret HP

kumparan.com
3 jam lalu
Cover Berita

Seorang mahasiswi di Yogyakarta bernama Eviana (21 tahun) menabrak jambret yang mengambil ponselnya di Kemantren Umbulharjo, Kota Yogyakarta, Senin (9/2).

Eviana yang berboncengan dengan rekan perempuannya bernama Yunda (22 tahun) menabrakkan motornya ke motor Honda Beat yang dikendarai pelaku berinisial WY alias Koko alias Siheng (38 tahun) warga Umbulharjo, Kota Yogyakarta.

Lokasi korban berhasil menghentikan motor jambret ini berada di Jalan Pakel Baru Utara, Sorosutan, Kemantren Umbulharjo, Kota Yogyakarta.

kumparan mendatangi lokasi tersebut, Selasa (10/2). Berdasarkan keterangan saksi, peristiwa korban berhasil menghentikan penjambret ada di pertigaan Jalan Pakel Baru Utara tak jauh dari SD Muhammadiyah Pakel.

Lokasi ini berada di selatan Jalan Menteri Supeno tempat pelaku mengambil ponsel korban yang ditaruh di dashboard kiri motor.

Meski merupakan pertigaan, sisi selatan Jalan Pakel Baru merupakan jalan buntu karena berbatasan dengan Lapangan Sepakbola Sidokabul.

"Mungkin jambretnya mau belok ke kanan (arah barat) sama korbannya mbaknya dipepet terus. Sampai depan saya penjambretnya jatuh," kata Fandy Yuliyanto salah seorang saksi mata.

Awalnya, Fandy mengira pelaku ini kecelakaan. Dia baru sadar yang jatuh adalah penjahat ketika korban berteriak maling.

"Jatuhnya ngglangsar (jatuh hingga terseret). Mbaknya nggak jatuh," katanya.

"(Mbaknya) nggak benar-benar nabrak, cuma mepet lah," katanya.

Jambret Sempat Kabur Seperti Belut

Saat itu jambret lari seperti belut. Fandy sempat pegang bagian belakang tubuh jambret tapi jambret bisa melepaskan diri dan lari di utara.

Di sisi utara, saat itu ada warga lain yang sedang mengendarai motor langsung mencegah dan ditangkap.

"Larinya itu 300-an meter. Pas sore. Di sini pas pulang sekolah juga (jadi ramai)," katanya.

Tidak Dipukuli, Diduga Mabuk

Setelah ditangkap, pelaku diamankan warga. Tidak ada aksi main hakim sendiri.

"Tidak (dipukuli). Diamankan benar-benar diamankan," katanya.

Warga lain menghubungi polisi, Polsek Umbulharjo lalu datang dan jambret diserahkan ke petugas yang berwajib.

Peristiwa jambret seperti ini baru pertama kali terjadi.

"Tidak pakai helm juga (jambretnya). Tidak ditutup juga (mukanya)," katanya.

Diduga jambret juga dalam kondisi mabuk. Ini diketahui dari aroma mulut penjambret.

"Mabuk bau naga," tuturnya.

Ketika polisi datang, petugas menunjukkan foto dan ternyata sama dengan muka jambret yang ditangkap. Sebelumnya di hari itu juga jambret ini menjalankan aksi di Kelurahan Tahunan.

Saksi lainnya, Ane (49 tahun) seorang pedagang mengatakan dirinya tahu ada ramai-ramai kerumunan. Saat itu dia baru pulang dari bepergian.

"Saya tidak tahu persisnya (peristiwa). Waktu itu tidak di massa. Mobil polisi datang ya sudah dibawa saja," kata Ane.

Jambret Ditetapkan Tersangka

Jambret telah ditetapkan tersangka oleh polisi. Dia diancam dengan Pasal 476 KUHP UU nomor 1 tahun 2023.

"Dengan ancaman pidana penjara paling lama lima tahun. Atau pidana denda paling banyak kategori lima, sejumlah Rp 500 juta," kata Kapolsek Umbulharjo AKP Hellga Dimas Prakosa di kantornya, Selasa (10/2).

Hasil pemeriksaan polisi, pelaku secara mobile mencari korban. Ketika melihat ada kesempatan ponsel ditaruh dashboard, dia memepet dan mengambil ponsel korban.

Hellga mengatakan sebelum peristiwa ini, pelaku juga melakukan pencurian serupa di Kalurahan Tahunan.

"Hampir sama korban mengendarai motor, pelaku memempet korbannya dan mengambil handphone yang ada di dashboard kendaraan," katanya.

Dari kejadian pertama ke kejadian kedua, pelaku ini sempat mengganti bajunya karena merasa sudah dihafal warga sekitar.

Pelaku merupakan residivis. Pelaku sebelumnya melakukan penganiayaan dan baru keluar setelah menjalani hukuman pada Januari.

"Motor yang digunakan pelaku merupakan motor hasil curian di Polsek Banguntapan (Bantul)," katanya.

Polsek Umbulharjo berkoordinasi dengan Polsek Banguntapan untuk pengembangan penyidikan pencurian motor.

Pelaku mengaku beralasan mencuri ponsel untuk kebutuhan hidup sehari-hari.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Krakatau Steel (KRAS) Hadapi Tantangan Aturan Karbon Uni Eropa
• 20 jam laluidxchannel.com
thumb
Album Baru Bernadya Sangat Berbeda, Lagu Bawa Tema Ketakutan dan Kebahagiaan
• 10 jam lalugenpi.co
thumb
Seru! Nutrilon Royal dan Indomaret Ajak 5 Pelanggan Edutrip ke Hong Kong
• 8 jam lalukumparan.com
thumb
Mengenal Arti Kata Antroposentrisme dan Maknanya | SAPA SIANG
• 4 jam lalukompas.tv
thumb
Polije Tawarkan Agrowisata Unik di Kota Jember
• 7 jam lalueranasional.com
Berhasil disimpan.